siti Fadillah Sallamah
Universitas Negeri Padang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The quantified athlete in virtual spaces: a theoretical model for integrating VR and biometric data to redefine peak performance training alzet Rama; Wiki Lofandri; siti Fadillah Sallamah
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 3 (2024): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086355011

Abstract

Artikel ini mengusulkan model teoretis inovatif untuk mengintegrasikan data biometrik atlet (seperti HRV, EEG, EMG) dengan data kinerja dari lingkungan Virtual Reality (VR) dalam sebuah sistem umpan balik tertutup (closed-loop). Evolusi pelatihan atlet telah beralih dari metode tradisional yang subjektif ke pendekatan berbasis data. Namun, sering kali terjadi kesenjangan antara analisis data fisiologis dan data teknis dari VR, yang menghambat pemahaman holistik tentang performa. Model ini dirancang untuk menutup celah tersebut dengan menghubungkan tiga komponen utama: Atlet (sumber data biometrik), Lingkungan Virtual (arena performa), dan Pusat Integrasi Data (The 'Brain'). Pusat ini menggunakan algoritma machine learning untuk menganalisis data secara real-time, mengidentifikasi korelasi misalnya, antara peningkatan detak jantung dan penurunan akurasi, serta memberikan umpan balik instan kepada atlet dan pelatih melalui dashboard atau isyarat dalam VR. Penerapannya dalam berbagai skenario, seperti sepak bola dan tenis, menunjukkan potensi peningkatan performa hingga 30%, percepatan pembelajaran keterampilan, dan pengelolaan kecemasan yang lebih baik. Meski menghadapi tantangan teknis dan etika, model ini membuka peluang bagi pelatihan yang sangat personalisasi, rehabilitasi yang dipercepat, dan pencegahan cedera, sehingga mendefinisikan ulang paradigma pelatihan atlet modern menuju optimasi yang benar-benar holistik.
Relevansi teori teknologi pendidikan dalam menjawab tantangan era industri 4.0 di pendidikan vokasi Alzet Rama; Wiki Lofandri; Syahda Humayra; Siti Fadillah Sallamah
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 8 No. 2 (2023): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086365011

Abstract

Revolusi Industri 4.0 membawa transformasi signifikan pada dunia kerja, yang pada gilirannya menuntut adaptasi dalam sistem pendidikan vokasi. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan pedagogis yang dihadapi pendidikan vokasi di era ini dan menganalisis relevansi teori teknologi pendidikan (EdTech) dalam meresponsnya. Melalui tinjauan pustaka sistematis dan analisis konseptual, penelitian ini mengidentifikasi tantangan kunci seperti kebutuhan rapid re-skilling, penyelesaian masalah kompleks, kolaborasi manusia-mesin, literasi data, dan pembelajaran mandiri. Hasil analisis menunjukkan bahwa teori EdTech tradisional seperti Behaviorisme, Kognitivisme, dan Konstruktivisme masih relevan namun tidak memadai jika diterapkan secara tunggal untuk menjawab seluruh kompleksitas tantangan tersebut. Sebaliknya, teori yang lebih baru seperti Konektivisme dan Heutagogy menawarkan pendekatan yang lebih sesuai untuk mendukung pembelajaran seumur hidup dan otonomi siswa. Sebagai novelty, artikel ini mengusulkan sebuah kerangka teoretis hibrid yang mengintegrasikan prinsip-prinsip dari teori lama dan baru untuk menciptakan pendekatan pedagogis yang lebih komprehensif dan adaptif. Implikasinya menekankan pergeseran peran guru menjadi fasilitator dan pentingnya landasan teori yang kuat dalam adopsi teknologi untuk memastikan efektivitas pembelajaran dan kesiapan kerja lulusan vokasi di tengah dinamika Industri 4.0
Towards a proactive mental health ecosystem: a conceptual model of integrated digital layers alzet Rama; Wiki Lofandri; Siti Fadillah Sallamah; Syahda Humayra
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 3 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086684011

Abstract

Sementara dunia terus dilanda krisis kesehatan mental global, sistem layanan yang ada saat ini sebagian besar bersifat reaktif, hanya membantu orang setelah mereka mencapai tahap krisis. Makalah konseptual ini mengusulkan Ekosistem Berlapis untuk Pengelolaan Kesehatan Mental Proaktif sebagai solusi yang dapat memperbaiki struktur layanan, membuka jalan untuk fokus pada pencegahan dini dan pemeliharaan kesejahteraan daripada sekadar penyembuhan. Model yang diusulkan di sini terdiri dari empat lapisan yang saling terkait secara fungsional: pertama, pengumpulan data sensorik yang menggunakan sumber pasif dan aktif; kedua, mesin analitik prediktif yang mengeluarkan sinyal peringatan dini; ketiga, pengiriman intervensi mikro; dan terakhir, keterlibatan manusia sebagai pemeriksaan klinis akhir. Selain mengusulkan tipologi intervensi yang mencakup aspek kognitif, perilaku, sosial, dan digital, makalah ini juga mengkritik “Paradoks Privasi-Personalisasi” dengan mengusulkan solusi etis seperti minimalisme data dan kontrol pengguna yang transparan. Dengan menetapkan ukuran kinerja baru seperti tingkat keterlibatan dan penurunan peristiwa eskalasi, struktur ini diharapkan menjadi panduan untuk mengembangkan teknologi kesehatan mental yang tidak hanya cerdas tetapi juga mampu membangun kepercayaan dan otonomi pengguna