Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Penerapan Activity Based Costing (ABC) terhadap Efisiensi Biaya di Institusi Kesehatan: Studi Literatur Muhammad Rafli Ramadhan; Khleg Gamal Mohammed Al-Yamani; Budi Hartono; Alfani Gutsa Daud
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v6i1.1020

Abstract

Penerapan metode Activity-Based Costing (ABC) dalam sistem akuntansi biaya institusi kesehatan dinilai mampu memberikan informasi biaya yang lebih akurat dan relevan dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penerapan ABC terhadap efisiensi biaya di rumah sakit dan institusi kesehatan lainnya berdasarkan studi literatur terhadap 5 artikel jurnal ilmiah terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa ABC memberikan kontribusi positif dalam mengidentifikasi aktivitas bernilai tambah dan non-bernilai tambah, meningkatkan transparansi biaya, serta mendukung pengambilan keputusan manajerial yang lebih efektif. Meskipun demikian, implementasi ABC masih menghadapi tantangan dalam hal kompleksitas data dan kebutuhan pelatihan SDM. Rekomendasi penelitian menekankan pentingnya kesiapan organisasi dan integrasi sistem informasi untuk keberhasilan penerapan ABC secara optimal di sektor kesehatan.
Plan of Action (PoA) in Hospital Management: Urgency, Challenges, and Implementation Muhammad Rafli Ramadhan; Darmawati Sahafi; Khleg Gamal Mohammed Al-Yamani; Budi Hartono
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.24614

Abstract

Abstract: The Plan of Action (PoA) is an operational planning instrument that plays a crucial role in ensuring the achievement of organizational objectives, including in hospitals. PoA helps translate strategic plans into concrete, measurable, and systematic actions. This article aims to examine the concept of PoA based on various references, identify the urgency and challenges of its implementation in hospitals, describe the components and stages of PoA development, and review relevant journals on PoA implementation in hospital settings. The method employed is a literature review of management textbooks and health-related journal articles. The findings indicate that PoA is a critical element in improving service quality and management efficiency in hospitals, despite facing challenges such as limited resources, complex coordination, and organizational commitment. Keywords: Plan of Action, Hospital Management, Operational Planning, Service Quality
Ekonomi Kesejahteraan dalam Sistem Kesehatan: Kajian Literatur terhadap Efisiensi dan Keadilan Akses di Negara Berkembang Muhammad Rafli Ramadhan
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.6532

Abstract

Latar belakang: Negara berkembang menghadapi tantangan besar dalam penyediaan layanan kesehatan yang adil dan efisien. Ketimpangan akses antarwilayah, keterbatasan pembiayaan, serta kesenjangan sosial menjadi hambatan dalam mewujudkan sistem kesehatan yang merata. Pendekatan ekonomi kesejahteraan (welfare economics) menjadi kerangka teoritis penting untuk mengevaluasi efektivitas dan keadilan dalam sistem kesehatan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana prinsip ekonomi kesejahteraan diterapkan dalam sistem kesehatan negara berkembang, dengan fokus khusus pada dimensi efisiensi penggunaan sumber daya dan keadilan akses layanan kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk memahami penerapan ekonomi kesejahteraan dalam sistem kesehatan di negara berkembang. Data diambil dari jurnal, buku, dan laporan resmi lima tahun terakhir yang ditemukan lewat pencarian di Google Scholar, PubMed, Scopus, dan ProQuest. Dari 120 artikel yang ditemukan, dipilih 15 artikel yang paling relevan untuk dianalisis. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa banyak negara berkembang masih menghadapi dilema antara efisiensi sistem dan keadilan akses. Ketimpangan geografis dan sosial-ekonomi tetap menjadi tantangan utama. Namun, beberapa kebijakan seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia dan asuransi komunitas di Rwanda terbukti mampu memperbaiki akses dan pemerataan layanan. Kesimpulan: Ekonomi kesejahteraan memberikan kerangka yang relevan untuk menilai kebijakan kesehatan di negara berkembang. Temuan ini mengindikasikan perlunya integrasi antara efisiensi dan keadilan melalui pendekatan berbasis bukti, pembiayaan inklusif, dan penguatan tata kelola. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi kebijakan yang berkelanjutan dan keterlibatan multisektor dalam pengambilan keputusan sistem kesehatan. Kata kunci: Ekonomi Kesejahteraan, Sistem Kesehatan, Efisiensi, Keadilan Akses, Negara Berkembang