Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Konten Otomatis: Dinamika Tren Berita Kendaraan Listrik di Media Daring Indonesia Selama Periode Insentif Pajak 2024 Bilhaq Syafri; Pandan Yudhapramesti; Gema Bakry
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika tren dan bingkai pemberitaan kendaraan listrik di media daring Indonesia selama periode insentif pajak tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konten otomatis berbasis machine learning dengan pendekatan supervised BERT Multilingual untuk mengklasifikasikan bingkai pemberitaan menjadi demarkasi dan devaluasi. Model dievaluasi menggunakan metrik F1-score dan akurasi untuk memastikan validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki performa klasifikasi yang tinggi dan konsisten. Secara substansi, ditemukan bahwa intensitas pemberitaan kendaraan listrik meningkat tajam pada Februari hingga Mei 2024, seiring dengan implementasi insentif pajak dan pameran otomotif nasional. Media daring seperti Viva dan Suara dominan menggunakan bingkai demarkasi yang menekankan manfaat dan urgensi transisi teknologi ramah lingkungan. Temuan ini menegaskan peran aktif media dalam membentuk persepsi publik dan mendukung adopsi kendaraan listrik melalui strategi framing yang positif.
Representasi Realitas Sosial Masyarakat Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur dalam Episode “Menanti Cahaya di Pulau Timor” Program Tapal Batas LPP TVRI Nasional Ririn Ariana; Nunik Hartoyo; Gema Bakry
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2837

Abstract

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat 10.068 wilayah di Indonesia belum teraliri listrik dengan sebagian besar di antaranya terletak di Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara. TVRI Nasional mengangkat isu tersebut melalui program Tapal Batas: Menanti Cahaya di Pulau Timor. LPP TVRI memiliki hubungan erat dengan pemerintah sebagaimana operasionalnya diatur dalam undang-undang dan kebijakan pemerintah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana realitas sosial masyarakat Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur direpresentasikan dengan menggunakan teknik analisis wacana kritis Norman Fairclough yang berfokus pada tiga dimensi utama: teks, praktik wacana, dan praktik sosikultural. Hasil menunjukkan, teks yang ditampilkan dalam tayangan bersikap hati-hati dan berusaha mengalihkan masalah ketimpangan menjadi pembangunan simbolik yang dilakukan pemerintah, praktik wacana dalam redaksi Tapal Batas tunduk pada struktur organisasi yang menumbuhkan sikap hati-hati dalam memproduksi narasi, serta sosiokultural yang selaras dengan kepentingan citra pemerintah dalam pemerataan pembangunan. Tapal Batas merepresentasikan realitas sosial bukan sebagai refleksi objektif, melainkan sebagai konstruksi wacana muncul dari ideologi dominan
Penerapan Pedoman Pemberitaan Tindak Dan Upaya Bunuh Diri oleh Detik.com Pada Pemberitaan Bunuh Diri Kim Sae-Ron Wini Azizah; Gema Bakry; Abie Besman
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3725

Abstract

Pemberitaan isu bunuh diri di media massa merupakan salah satu jenis penyajian berita yang harus diperhatikan secara hati-hati. Media memiliki potensi pelanggaran yang besar dan dapat berdampak buruk bagi pembaca apabila pelaporan berita dilakukan dengan diksi dan narasi dramatis. Cara media menggambarkan dan melaporkan isu bunuh diri di Indonesia sendiri masih harus diperhatikan. Penayangan detail-detail pada sebuah kasus bunuh diri oleh media Indonesia akan memberikan dampak negatif bagi kesehatan mental masyarakat. Pelanggaran ini tidak hanya terjadi pada kasus dalam negeri, tetapi juga pemberitaan kasus bunuh diri selebritis luar negeri, Kim Sae-Ron. Untuk mencegah penggambaran yang memprihatinkan terkait bunuh diri oleh media daring, Dewan Pers kemudian menyusun Pedoman Pemberitaan Terkait Tindak dan Upaya Bunuh Diri pada 22 Maret 2019. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kepatuhan media Detik.com dalam mematuhi etika jurnalistik ketika menyajikan pemberitaan kasus bunuh diri Kim Sae-Ron, digunakan metode analisis isi kuantitatif oleh Krippendorff (2004) dengan 11 poin indikator pedoman yang dikeluarkan Dewan Pers. Berdasarkan hasil penelitian pada 45 berita, ditemukan bahwa Detik.com mendapatkan persentase sebesar 71,72% dengan kategori kepatuhan “Tinggi.” Tujuh poin telah memenuhi penerapan pedoman bunuh diri Dewan Pers. Akan tetapi, masih ditemukan pelanggaran yang tinggi pada empat poin lainnya sehingga perlu ditingkatkan kembali dalam penyajian berita. Detik.com dan media-media di Indonesia diharapkan terus konsisten dan lebih baik dalam menyajikan pemberitaan selanjutnya, terutama dengan memperhatikan pedoman pemberitaan pada isu-isu sensitif, seperti upaya tindakan bunuh diri dan kesehatan mental. Temuan ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada praktik jurnalisme, khususnya pemberitaan bunuh diri di masa mendatang.