Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mendesain prototype aplikasi Emodiary sebagai media pencatatan emosi harian. Penelitian menggunakan pendekatan perancangan prototype, meliputi analisis kebutuhan dan pengembangan desain antarmuka menggunakan Figma hingga menghasilkan high-fidelity prototype. Hasil perancangan menunjukkan antarmuka yang intuitif dengan fitur utama seperti mood tracking, mood calender, diary digital, chatbot, dan rekomendasi aktivitas positif. Desain dibuat dengan mempertimbangkan prinsip User Interface (UI) dan User Experience (UX) sehingga tampilan konsisten, sederhana, dan mudah digunakan. Prototype ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan aplikasi fungsional pada penelitian selanjutnya untuk mendukung kesadaran emosional dan kesehatan mental pengguna. ‘Metode perancangan dilakukan melalui identifikasi kebutuhan pengguna, analisis permasalahan, dan pemetaan alur interaksi untuk memastikan setiap fitur mampu menjawab kebutuhan pencatatan emosi secara praktis. Tahap desain meliputi pembuatan wireframe, pemilihan elemen visual, hingga pengujian tampilan melalui high-fidelity prototype. Setiap komponen diuji dari segi keterbacaan, kemudahan navigasi, serta konsistensi desain untuk memastikan pengalaman pengguna yang optimal. Hasil akhir prototype menggambarkan struktur aplikasi yang lebih jelas, alur penggunaan yang sistematis, dan representasi visual yang dapat digunakan sebagai acuan implementasi pengembangan aplikasi sebenarnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan prototype mampu membantu menghasilkan desain aplikasi yang terarah dan dapat divalidasi sejak tahap awal. Rancangan ini memberikan gambaran menyeluruh terkait interaksi pengguna dengan fitur utama, sehingga memudahkan pengembang untuk melanjutkan tahap implementasi teknis pada penelitian berikutnya.