Nunung Kasriah
Universitas Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kapasitas Ibu-Ibu Penerima Bantuan PKH melalui Usaha Kelompok Berbahan Baku Kelapa untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi di Kota Palembang Nunung Kasriah; Dadang Purnama
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2341

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, diperlukan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan untuk membantu penerima manfaat mencapai kemandirian ekonomi. Penelitian ini berfokus pada peningkatan kapasitas ibu penerima manfaat PKH melalui usaha kelapa berbasis kelompok untuk mendorong kemandirian ekonomi di Kota Palembang. Kelapa dipilih karena ketersediaannya dan potensinya untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha, mendorong usaha berbasis masyarakat, dan mengoptimalkan sumber daya lokal untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, dan strategi pemasaran berbasis kelompok untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing. Hasil yang diharapkan meliputi peningkatan kemampuan berwirausaha, peningkatan pendapatan rumah tangga, dan pembentukan kelompok usaha mandiri. Dengan penguatan kapasitas, ibu penerima manfaat PKH dapat mengelola usahanya secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pemenuhan Hak Sosial dan Ekonomi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dalam Perspektif Keadilan Sosial Nunung Kasriah; Muhammad Nur; Komarudin Komarudin; Rizka Okta Anggraini; Tomi Kowira; Rudy Kurniawan
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3131

Abstract

Pemenuhan hak sosial dan ekonomi bagi Penyandang Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan bagian penting dalam mewujudkan keadilan sosial di Indonesia. Namun, ODGJ masih menghadapi stigma, diskriminasi, serta keterbatasan akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan layanan publik, yang menunjukkan bahwa nilai keadilan sosial dalam sila kelima Pancasila belum sepenuhnya terwujud di bidang kesehatan jiwa dan kesejahteraan sosial. Dengan menggunakan teori keadilan distributif John Rawls dan teori keadilan pengakuan Nancy Fraser, penelitian konseptual ini menganalisis bagaimana keadilan harus mencakup distribusi sumber daya yang adil serta pengakuan terhadap martabat dan kesetaraan. Berdasarkan kajian literatur dan analisis kebijakan, ditemukan bahwa meskipun terdapat kemajuan melalui program kesehatan jiwa dan perlindungan sosial, implementasinya masih terhambat oleh ketimpangan struktural dan keterbatasan kelembagaan. Pencapaian keadilan sosial bagi ODGJ memerlukan perpaduan antara pendekatan distributif dan pengakuan, yaitu dengan menjamin akses yang setara terhadap sumber daya, menghapus stigma, serta mendorong inklusi sosial. Penguatan layanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat, kebijakan ketenagakerjaan inklusif, dan koordinasi lintas sektor menjadi strategi penting untuk membangun sistem kesejahteraan yang manusiawi, bebas stigma, dan berkeadilan di Indonesia.