Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Biskuit Gurih Berkolagen dari Limbah Kerang untuk Meningkatkan Ekonomi Pesisir Rozirwan Rozirwan; Yoga Winarta; Wike Ayu Eka Putri; Muhammad Nur; Gusti Diansyah; Redho Yoga Nugroho
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1012

Abstract

Desa Sungsang IV merupakan wilayah pesisir penghasil kerang darah, namun limbah cangkang kerang belum dimanfaatkan secara optimal. Program ini bertujuan mentransfer teknologi pengolahan limbah menjadi kolagen, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan crackers kolagen sebagai pangan fungsional, serta memperkuat pengetahuan pemasaran dan kewirausahaan. Pelatihan dilaksanakan pada 18 Oktober 2025 dengan 35 peserta yang didominasi ibu rumah tangga. Hasil evaluasi pre–post menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, terutama pada pemahaman manfaat kolagen, proses produksi, dan peluang pasar. Uji organoleptik menunjukkan produk diterima baik, dengan tingkat kesukaan tinggi pada tekstur, rasa, dan kerenyahan. Peserta juga memilih kemasan 50 g seharga Rp8.000 sebagai opsi paling menarik. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan literasi teknologi pangan dan membuka peluang ekonomi berbasis blue circular economy.
Pemenuhan Hak Sosial dan Ekonomi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dalam Perspektif Keadilan Sosial Nunung Kasriah; Muhammad Nur; Komarudin Komarudin; Rizka Okta Anggraini; Tomi Kowira; Rudy Kurniawan
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3131

Abstract

Pemenuhan hak sosial dan ekonomi bagi Penyandang Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan bagian penting dalam mewujudkan keadilan sosial di Indonesia. Namun, ODGJ masih menghadapi stigma, diskriminasi, serta keterbatasan akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan layanan publik, yang menunjukkan bahwa nilai keadilan sosial dalam sila kelima Pancasila belum sepenuhnya terwujud di bidang kesehatan jiwa dan kesejahteraan sosial. Dengan menggunakan teori keadilan distributif John Rawls dan teori keadilan pengakuan Nancy Fraser, penelitian konseptual ini menganalisis bagaimana keadilan harus mencakup distribusi sumber daya yang adil serta pengakuan terhadap martabat dan kesetaraan. Berdasarkan kajian literatur dan analisis kebijakan, ditemukan bahwa meskipun terdapat kemajuan melalui program kesehatan jiwa dan perlindungan sosial, implementasinya masih terhambat oleh ketimpangan struktural dan keterbatasan kelembagaan. Pencapaian keadilan sosial bagi ODGJ memerlukan perpaduan antara pendekatan distributif dan pengakuan, yaitu dengan menjamin akses yang setara terhadap sumber daya, menghapus stigma, serta mendorong inklusi sosial. Penguatan layanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat, kebijakan ketenagakerjaan inklusif, dan koordinasi lintas sektor menjadi strategi penting untuk membangun sistem kesejahteraan yang manusiawi, bebas stigma, dan berkeadilan di Indonesia.