Asrida
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Investasi Publik dalam Infrastruktur Digital: Tinjauan Literatur Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Miya Nurohmah; Asrida
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i1.3984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi investasi publik dalam infrastruktur digital terhadap transformasi tata kelola pemerintahan. Penelitian menggunakan pendekatan literature review dengan menelaah berbagai artikel jurnal ilmiah, laporan penelitian, serta sumber akademik yang relevan dengan topik investasi publik dan digitalisasi pemerintahan. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur pada berbagai basis data akademik, kemudian dianalisis menggunakan metode sintesis literatur untuk mengidentifikasi konsep, pola temuan, serta hubungan antara investasi digital dan perubahan tata kelola pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi publik dalam infrastruktur digital berperan penting dalam meningkatkan efisiensi proses administrasi pemerintahan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan publik berbasis digital. Selain itu, infrastruktur digital juga membuka peluang peningkatan partisipasi masyarakat melalui berbagai platform pemerintahan digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa investasi publik dalam infrastruktur digital merupakan faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan partisipatif.
Fraud Hexagon Dalam Pengelolaan Keuangan Sektor Publik: Sebuah Systematic Literature Review Asrida; Miya Nurohmah
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2026): October
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i2.735

Abstract

Pengelolaan keuangan sektor publik rentan terhadap kecurangan akibat kompleksitas birokrasi, patronase politik, dan lemahnya pengawasan. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan Fraud Hexagon dalam pengelolaan keuangan sektor publik melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Dengan protokol PRISMA (Preffered Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses), penelitian ini menganalisis 25 artikel jurnal peer reviewed terindeks Scopus, Web of Science, dan Sinta yang diterbitkan pada 2019-2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa dari enam elemen Fraud Hexagon, kolusi (80% studi) dan peluang (72%) merupakan faktor paling konsisten signifikan dalam konteks pemerintahan, mencakup kementerian/lembaga, BUMN/BUMD, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Temuan ini berbeda dari sektor swasta yang lebih banyak menempatkan tekanan finansial sebagai faktor dominan. Pengendalian internal, independensi komite audit, pengawasan eksternal oleh BPK/BPKP, dan budaya kelembagaan anti korupsi terindifikasi sebagai faktor penting dalam memoderasi risiko kecurangan. Studi ini mengidentifikasi enam kesenjangan penelitian, yaitu keterbatasan studi longitudinal, minimnya kajian pemerintah kabupaten/kota dan dana desa, kurangnya studi lintas negara, keterbatasan proksi kolusi dan ego, belum optimalnya kajian digitalisasi, serta minimnya analisis pascapandemi. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis dan praktis dalam memperluas penerapan Fraud Hexagon Theory serta mendukung pengembangan kajian antifraud sektor publik di Indonesia.