M. Starin Al Aflah Hutauruk
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Peran Media Lokal Online atas Kemenangan Rachmat Hidayat dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Lubuklinggau Tahun 2024 (Studi Kasus pada Media Berita Lubuklinggau) M. Starin Al Aflah Hutauruk; Norma Juainah; Deany Afriany
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3974

Abstract

Media Berita Lubuklinggau yang dimiliki oleh PT. Media Berita Lubuklinggau, aktif dalam memberitakan Rachmat Hidayat yang pada saat itu berstatus sebagai calon kandidat pada saat Kampanye Pemilihan Kepala Daerah 2024 berlangsung secara konsisten dengan menyoroti kegiatan, visi, dan program kerja dalam berbagai pemberitaannya. Namun, yang menjadi sorotan utama adalah kecenderungan media ini untuk hanya memfokuskan pemberitaannya pada satu kandidat saja, tanpa memberikan ruang yang adil bagi calon atau kandidat lainnya. Hal ini menimbulkan permasalahan yang serius karena bertentangan dengan prinsip dasar kode etik jurnalistik yang mengharuskan media untuk bersikap adil dan berimbang dalam menyampaikan informasi, terutama pada konteks pemilu. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan peran pemberitaann dari Media Berita Lubuklinggau dalam membentuk citra politik Rachmat Hidayat selama kampanye. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh dari website, media sosial, serta wawancara dengan pihak wartawan yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Media Berita Lubuklinggau memiliki peran sebagai media lokal online terhadap kemenangan Rachmat Hidayat dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Lubuklinggau 2024 dengan didominasi oleh narasi yang positif, personalisasi kandidat, dan penguatan aspek kedekatan sosial dengan pola pemberitaan yang menunjukkan kecenderungan keberpihakan melalui informasi-informasi yang berimbang. Diperlukannya independensi jurnalisme dalam pemberitaan agar meminimalisir keberpihakan serta pengawasan internal yang objektif serta peningkatan literasi digital masyarakat untuk mengurangi penyebaran informasi manipulatif.