Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Digital Food Vlogging terhadap Minat Beli Produk Kuliner di Kota Medan: Studi Kuantitatif Deskriptif di Era Media Sosial Poniman; Refli Renaldi; Peni Anggriani
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri sejauh mana pengaruh digital food vlogging terhadap minat beli konsumen kuliner di Kota Medan. Metode yang digunakan ialah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 150 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin yang mencakup dua variabel utama, yaitu digital food vlogging (kualitas konten, daya tarik vlogger, kredibilitas, dan kejelasan informasi) serta minat beli (perhatian, keinginan, keyakinan, dan rencana pembelian). Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi persyaratan statistik dengan nilai αX = 0,872 dan αY = 0,843. Uji KMO dan Bartlett mengonfirmasi bahwa data layak untuk dianalisis lebih lanjut (KMO X = 0,814; KMO Y = 0,789; Sig. < 0,001). Analisis regresi linier sederhana menghasilkan nilai koefisien β = 0,624 dengan signifikansi 0,000 dan R² = 0,389, yang mengindikasikan bahwa digital food vlogging berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Temuan ini mendukung Elaboration Likelihood Model, di mana kualitas informasi dan kredibilitas vlogger menjadi faktor penting dalam membentuk keputusan pembelian.
Persepsi Mahasiswa terhadap Keadilan dalam Penegakan Hukum atas Pelanggaran Lalu Lintas di Sidorejo Hilir Ferino Keiza Nainggolan; Gilbert Cristofel Simanjuntak; Jovan Stevan Pane; Jecky Simarmata; Poniman
JUDIKA: Jurnal Pendidikan dan Bahasa Vol. 4 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : PT. SORATEKNO PUBSLIHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/judika.v4i2.273

Abstract

Penegakan hukum lalu lintas merupakan aspek penting dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan di jalan raya, namun persepsi masyarakat terhadap keadilan dalam penerapannya masih menjadi permasalahan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap keadilan dalam penegakan hukum atas pelanggaran lalu lintas di Sidorejo Hilir. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap keadilan penegakan hukum lalu lintas dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu transparansi proses, konsistensi penindakan, pengalaman pribadi, serta penggunaan teknologi seperti Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sebagian mahasiswa menilai penegakan hukum telah cukup adil, khususnya melalui sistem ETLE yang dianggap lebih objektif, namun sebagian lainnya menilai masih terdapat ketidakadilan akibat inkonsistensi dan faktor sosial dalam praktik di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keadilan prosedural menjadi faktor dominan dalam membentuk persepsi mahasiswa, sehingga peningkatan transparansi, konsistensi, dan integritas aparat penegak hukum sangat diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan publik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas jumlah informan dan cakupan wilayah agar memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Penguatan Identitas Nasional Melalui Pendidikan Kewarganegaraan: Strategi Filter Budaya pada Era Globalisasi dan Society 5.0 Leo Michel; Nola Falerina Banurea; Muhammad Rizki; Diana Mariana Sinaga; Poniman
Jurnal Konatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Labschool Cibubur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62203/jkjip.v4i1.197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan identitas nasional melalui Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai filter budaya yang efektif di era globalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur kualitatif terhadap 8 sumber jurnal ilmiah terakreditasi dan buku teks dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif-kualitatif melalui tahapan reduksi data, komparasi temuan, dan sintesis teori untuk merumuskan strategi penguatan jati diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas nasional merupakan manifestasi nilai budaya yang dinamis dan adaptif. Peran konkret PKn ditemukan melalui internalisasi nilai Pancasila dalam proyek pembelajaran berbasis kearifan lokal, seperti praktik kesenian tradisional, pembiasaan menyanyikan lagu nasional, dan penggunaan produk lokal di lingkungan sekolah. Strategi glokalisasi dioperasionalkan dalam pembelajaran PKn melalui tugas kreatif digital, yaitu penyaringan budaya asing untuk dimodifikasi sesuai kebutuhan lokal, seperti mengaransemen musik modern dengan alat musik angklung atau menciptakan konten game berbasis tokoh wayang di media sosial. Kesimpulannya, transformasi PKn melalui strategi glokalisasi mampu mentransformasi kearifan lokal menjadi kekuatan kompetitif di kancah internasional pada era Society 5.0