Husni Asmi
Universitas Muhammadiyah Parepare

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Petani Milenial Melalui Pelatihan Teknologi Irigasi Sederhana dan Pengelolaan Pupuk Organik dalam Konservasi Pertanian Berkelanjutan Suherman Suherman; Edi Kurniawan; Syamsiar Zamzam; Abdul Halil Fatwa; Zulkifli Zulkifli; Indah Fitriani; Husni Asmi; Asysyuura Asysyuura
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v11i1.3840

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan petani milenial melalui pelatihan teknologi irigasi sederhana dan pengelolaan pupuk organik guna mendukung praktik konservasi pertanian berkelanjutan. Mitra sebagai peserta dalam kegiatan ini adalah Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Parepare. Kegiatan dilakukan melalui metode pelatihan dan pendampingan teknik budidaya, khususnya penerapan teknologi irigasi sederhana dan pengolahan pupuk organik sebagai upaya konservasi pertanian berkelanjutan. Evaluasi efektivitas pelatihan dilakukan melalui metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang konsep dasar pupuk organik, teknik konservasi air, serta efisiensi penggunaan air melalui teknologi irigasi sederhana. Berdasarkan hasil pre-test, diketahui bahwa pengetahuan awal peserta masih terbatas, antara lain hanya 66,7% peserta memahami tujuan utama konservasi air, 55,6% memahami sistem irigasi tetes, dan 88,9% mengetahui jenis-jenis pupuk organik, namun belum sepenuhnya memahami pengelolaannya secara praktis. Setelah mengikuti pelatihan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta, seperti 100% peserta mampu memahami manfaat pupuk organik dalam meningkatkan kesuburan tanah, 100% peserta mampu mengidentifikasi langkah perawatan sistem irigasi sederhana, serta peningkatan pemahaman tentang teknik mulsa sebesar 62,5%. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi petani milenial, khususnya Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Parepare, dalam menerapkan praktik pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan serta hemat sumber daya.