Fitri Yanti
Akademi Keperawatan Bunda Delima

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Tindakan Keperawatan pada Pasien Post Operatif Hirschprung dengan Masalah Keperawatan Gangguan Integritas Kulit Edita Revine Siahaan; Fitri Yanti; Wijonarko Wijonarko; Ferry Ferry; Hendra Jaya Putra
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.22185

Abstract

ABSTRACT Hirschsprung is a disorder of the lower large intestine from the anus to the upper intestine and is congenital in the lower part of the colon connected to the rectosigmoid in toddlers who expereience pst operative hirchprung after   surgery there is a surgical wound in the lower left abdomen, impaired skin integrity can be a major problem. And for that, help is needed to overcome post operative wounds so tht impaired skin integrity can improve again. The purpose of this study was to describe the application of nursing in post operative hirschprung. The research method used with a case study design and the number of respondents was two clients with the criteria of client who experienced impaired skin integrity in hirschprung. The results showed that impaierd skin integrity in both clients could be resolved for 3 days which was indicated by improved skin integrity, improved skin elasticity, no signs of infections. Conclusion: by providing wound care with sterile and on sterile techniques. Post operative hirschprung wounds improved. Keywords: Nursing Action Aplication, Patient, Hirschprung.  ABSTRAK Hirschsprung merupakan kelainan pada usus besar paling bawah mulai anus sampai usus bagian atas dan bersifat kongenital pada bagian bawah kolon yang terhubung dengan rectosigmoid. Pada anak usia balita yang mengalami post operatif hirschsprung setelah melakukan tindakan operasi ada luka operasi di abdomen kiri bawah, gangguan integritas kulit dapat menjadi masalah utama. Dan untuk itu perlu bantuan untuk mengatasi luka post operatif sehingga gangguan integritas kulit dapat kembali membaik. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan aplikasikeperawatan pada post operatif hirschsprung. Metode penelitian yang digunakan dengan desain studi kasus dan jumlah reponden dua klien dengan kriteria klien yang mengalami gangguan integritas kulit pada hirschsprung. Hasil penelitian menunjukkan gangguan integritas kulit pada kedua klien dapat terselesaikan selama 3 hari yang ditandai dengan integritas kulit membaik, elastisitas kulit membaik, tidak ada tanda-tanda infeksi. Kesimpulan : Dengan memberikan perawatan luka secara tekhni steril dan on steril maka luka post operatif hirscprung  membaik. Kata Kunci: Aplikasi Tindakan Keperawatan, Pasien, Hirschprung.
Aplikasi Keperawatan pada Anak Usia Prasekolah (3-5 Tahun) dengan Bronkopneumonia di RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung Edita Revine Siahaan; Fitri Yanti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.17129

Abstract

ABSTRACT  Bronchopneumonia is inflammation of the main airways and alveoli areas. Bronchopneumonia in infants and children can cause them to have difficulty breathing due to narrowed airways. In 2021 found as many as 15% or 930, 126 children in the world died from bronchopneumonia with the highest incidence in preschool children less than 5 years old. At the abdul moeloek hospital, the incidence of bronchopneumonia in children is still quite high, in the last 6 months it was estimated that 107 cases were recorded and the highest was in ausgust with 41 cases. One of the effects of bronchopneumonia is that the discharge of phlegm is not smooth, which can cause sufferers to have difficulty breathing due to ineffective airway clearance. Method : The design used in the research is a case study with data collection techniques through observation, interviews and documents. The number of respondents was 2 clients who met the inclusion criteria for preschool children (3 years-5 years) with bronchopneumonia, airway clearance nursing problems. Discussion : The provision of oxygen therapy, teaching coughingeffectively, regulating positions and collaborating on the administration of mucolytic and expectotant drugs have been shown to be able to make the patient’s condition improve and nursing problems are evercome. Keywords: Nursing Applcation, Preschool-Aged Children, Bronchopneumonia.  ABSTRAK Bronkopneumonia adalah peradangan pada saluran napas utama serta area alveoli. Penyakit bronkopneumonia pada bayi dan anak dapat mengakibatkan ia mengalami kesulitan bernapas karena saluran udara yang menyempit.Pada tahun 2021 menemukan sebanyak 15% atau 930.126 anak di dunia meninggal karena bronkopneumonia dengan insiden tertinggi pada anak usia prasekolah kurang dari 5 tahun. Di Rumah Sakit Abdul Moeloek angka kejadian Bronkopneumonia pada anak masih cukup tinggi, pada perkiraan 6 bulan terakhir tercatat 107 kasus dan tertinggi dibulan agustus dengan 41 kasus. Salah satu dampak dari bronkopneumonia adalah pengeluaran dahak yang tidak lancar sehingga dapat menyebabkan penderita mengalami kesulitan bernapas akibat bersihan jalan napas tidak efektif.  Metode : menggunakan desain yang digunakan dalam penelitian adalah studi kasus dengan tekhnik pengambilan data melalui observasi, wawancara dan dokumen. Jumlah responden terdapat 2 klien yang sesuai dengan kriteria inklusi pada anak usia prasekolah (3 tahun-5 tahun) dengan bronkopneumonia masalah keperawatan  bersihan jalan napas.  Hasil : Setelah diberikan asuhan keperawatan selama 3 x 24 jam didapatkan hasil berupa pada hari pertama sampai hari ketiga keluhan klien 1 belum teratasi semua karena keadaan klien masih belum menunjukan kemajuan yang signifikan. Sedangkan pada klien 2 evaluasi hari pertama belum teratasi, pada hari kedua belum teratasi, dan pada hari ketiga teratasi sebagian. Diskusi : Pemberian terapi oksigen, mengajarkan batuk efektif, mengatur posisi serta berkolaborasi pemberian obat mukolitik dan ekspektoran terbukti mampu membuat kondisi pasien membaik dan masalah keperawatan teratasi. Kata Kunci: Aplikasi Keperawatan, Anak Usia Prasekolah, Bronkopneumonia.