Samsir Samsir
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Green leadership and climate change awareness effects on police performance: A mediation analysis Juniar Sitinjak; Sri Indarti; Lailan Tawila Berampu; Samsir Samsir
Journal of Applied Business Administration Vol 10 No 1 (2026): Journal of Applied Business Administration
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaba.12051

Abstract

This study aims to analyze the effects of green leadership and climate change awareness on personnel performance, with pro-environmental behavior as a mediating variable, at the Riau Regional Police. The study adopts a quantitative approach using a survey method. The research population consists of 11,588 personnel, with a sample of 100 respondents selected through proportionate stratified random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using Partial Least Squares–based Structural Equation Modeling (SEM-PLS). The results indicate that climate change awareness and green leadership have positive and significant effects on personnel performance. In addition, both variables also significantly influence pro-environmental behavior, which in turn has a positive effect on personnel performance. The mediation analysis reveals that pro-environmental behavior significantly mediates the relationships between climate change awareness and green leadership and personnel performance. These findings imply that strengthening green leadership practices and enhancing climate change awareness programs can encourage pro-environmental behavior and improve personnel performance within police organizations.
Integrasi human resource development dan green human resource management dalam era digital: Sintesis kritis dan agenda konseptual untuk kinerja berkelanjutan Abd. Rasyid Syamsuri; Samsir Samsir; Nurman Zakaria
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.789

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi Human Resource Development (HRD) dan Green Human Resource Management (GHRM) dalam meningkatkan kinerja berkelanjutan di era digital. Desain/metodologi/pendekatan – Studi ini menggunakan pendekatan systematic literature review terhadap artikel ilmiah terindeks dalam rentang 2018–2024 melalui tahapan identifikasi, screening, dan sintesis tematik. Temuan – Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar studi masih memisahkan pengembangan kompetensi digital dan praktik keberlanjutan, sehingga menciptakan kesenjangan konseptual. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi HRD dan GHRM memperkuat kinerja berkelanjutan melalui peran mediasi digital capability dan green organizational culture. Selain itu, hubungan antarvariabel bersifat kontekstual dan dipengaruhi oleh kesiapan organisasi dan infrastruktur digital. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada pendekatan systematic literature review dengan hanya menganalisis 10 artikel dari tiga basis data (Scopus, Google Scholar, ScienceDirect) dalam rentang 2018–2024, sehingga model konseptual yang diusulkan belum diuji secara empiris. Temuan bersifat kontekstual dan belum mencakup variabel moderasi potensial seperti ukuran organisasi dan tingkat kematangan digital. Implikasi – Implikasi praktis menekankan pentingnya sistem SDM terintegrasi dalam sektor industri terdigitalisasi. Kebaruan – Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan model konseptual integratif yang menghubungkan digitalisasi dan keberlanjutan dalam manajemen SDM.
Peran green transformational leadership dalam meningkatkan adaptasi organisasi di era Industri 4.0: Tinjauan literatur Abd. Rasyid Syamsuri; Samsir Samsir; Rahmad Hidayat
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.791

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Green Transformational Leadership (GTL) dalam meningkatkan adaptasi organisasi di era Industri 4.0. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Artikel-artikel yang relevan dikumpulkan dari database bereputasi dan dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola yang berkaitan dengan GTL, dynamic capabilities, dan adaptasi organisasi. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa GTL berperan penting dalam meningkatkan adaptasi organisasi melalui penguatan kesadaran lingkungan, dorongan terhadap inovasi hijau, serta pengembangan kapabilitas organisasi. Selain itu, dynamic capabilities berfungsi sebagai mekanisme utama yang memungkinkan organisasi merespons perubahan teknologi dan tantangan lingkungan secara efektif di era Industri 4.0. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada pendekatan studi literatur dan belum melibatkan pengujian empiris. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji hubungan antarvariabel menggunakan pendekatan kuantitatif atau metode campuran. Implikasi – Secara praktis, penelitian ini memberikan wawasan bagi pemimpin organisasi dalam mengintegrasikan strategi keberlanjutan dan adaptasi. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur kepemimpinan dan adaptasi organisasi. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan perspektif integratif dengan menghubungkan GTL dan dynamic capabilities dalam konteks Industri 4.0 untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang adaptasi organisasi.
Optimalisasi subsidi gas rumah tangga berbasis targeting efisien dan kesejahteraan sosial: Pendekatan konseptual multi level di Indonesia Charly Simanullang; Samsir Samsir
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.979

Abstract

Tujuan – Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi optimalisasi subsidi gas rumah tangga di Indonesia melalui pendekatan targeting efisien berbasis data digital untuk meningkatkan efisiensi fiskal dan kesejahteraan sosial. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan systematic literature review (SLR) terhadap 20 studi nasional dan internasional dari jurnal bereputasi (Scopus, WoS, SINTA 1-2) serta laporan lembaga resmi (World Bank, IMF, OECD, IEA, Kementerian ESDM). Analisis dilakukan dengan pendekatan content analysis untuk mengidentifikasi tema utama, kerangka teoretis, dan temuan empiris terkait subsidi energi, efisiensi fiskal, dan kesejahteraan sosial. Temuan – Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) lebih dari 40% penerima subsidi LPG 3 kg bukan kelompok miskin (inclusion error), sementara 27% rumah tangga miskin tidak menerima subsidi (exclusion error); (2) digitalisasi penyaluran subsidi melalui integrasi DTKS-NIK mampu menekan kebocoran fiskal hingga 25%; (3) subsidi LPG berkontribusi menurunkan energy poverty 10-15%, namun terdapat ketimpangan spasial (urban bias) dan gender dalam distribusi manfaat. Model konseptual yang dikembangkan menunjukkan hubungan kausal: digital targeting → efisiensi fiskal → kesejahteraan sosial. Keterbatasan penelitian – Kajian bersifat konseptual berbasis SLR dan belum didukung oleh data mikro rumah tangga atau uji empiris langsung. Literatur sebagian besar berfokus pada konteks Asia Tenggara sehingga berpotensi menimbulkan regional bias. Model konseptual belum diuji secara kuantitatif menggunakan SEM atau system dynamics. Implikasi – Pemerintah perlu mengintegrasikan DTKS dengan NIK dan data konsumsi energi, membentuk unit koordinasi nasional subsidi energi lintas kementerian, memperluas implementasi digital benefit transfer, serta menerapkan subsidi berbasis wilayah (geo-targeted subsidy) untuk mengatasi ketimpangan spasial dan gender. Kebaruan – Penelitian ini mengembangkan kerangka konseptual multi-level yang mengintegrasikan pendekatan kebijakan publik, efisiensi ekonomi, dan dimensi sosial dalam satu model sistemik, berbeda dari studi sebelumnya yang cenderung terfragmentasi pada aspek makroekonomi atau fiskal semata.