Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERAN PERSEPSI OTENTISITAS, PERSEPSI NILAI, PERSEPSI RISIKO DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP NIAT PEMBELIAN KEMBALI PADA AIRBNB DAN HOTEL DI BALI Ermawati; Santi Budiman; Arif Siaha Widodo; Damiasih Damiasih
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol. 13 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jpsb.v13i2.4850

Abstract

Airbnb has become a serious competitor to conventional hotels in the sharing economy. This study aims to compare the factors influencing customer satisfaction and repurchase intentions among Airbnb and hotel users in Bali. Using a survey method with 230 respondents, the factors examined included perceived authenticity, perceived value, and perceived risk. The results showed that perceived authenticity and perceived risk had a positive and significant influence on customer satisfaction. Meanwhile, perceived risk did not have a significant negative influence. Other findings indicate that customer satisfaction positively and significantly influenced repurchase intentions. While there was a significant difference in satisfaction levels between Airbnb and hotel users, there was no significant difference in repurchase intentions between the two groups.
Pengaruh Manajemen Pendampingan Psikososial dan Aktivitas Terapeutik Terhadap Peningkatan Quality of Life Lansia Terlantar di UPT Budhi Dharma Saptaningsih Sumarmi; Tasrim Tasrim; Angga Kurniawan; Arif Siaha Widodo
SAJMR : Southeast Asian Journal of Management and Research Vol. 4 No. 3 (2026): Agust
Publisher : Yayasan Putra Adi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61402/sajmr.v4i3.641

Abstract

Lansia terlantar merupakan kelompok rentan yang memerlukan pelayanan terpadu untuk memenuhi kebutuhan psikologis, sosial, dan emosional. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendampingan psikososial dan aktivitas terapeutik dalam meningkatkan kesejahteraan psikososial lansia di UPT Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Terlantar Budhi Dharma. Program dilaksanakan selama 18 hari dengan melibatkan 58 lansia melalui pendampingan psikososial, terapi aktivitas kelompok, kegiatan spiritual, hiburan, dan evaluasi partisipatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penilaian terhadap partisipasi peserta. Hasil menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan interaksi sosial, partisipasi dalam kegiatan, rasa percaya diri, dan kondisi emosional lansia. Rata-rata capaian kegiatan mencapai 81%, dengan tingkat antusiasme tertinggi pada kegiatan hiburan dan bernyanyi bersama (85%), diikuti pendampingan psikososial (82%), kegiatan spiritual dan motivasi (80%), serta terapi aktivitas kelompok (78%). Pendekatan humanistik dan partisipatif yang diterapkan juga berhasil mengurangi perilaku pasif serta menciptakan lingkungan yang lebih hangat dan suportif. Dengan demikian, pendampingan psikososial berbasis aktivitas terapeutik efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikososial lansia terlantar dan berpotensi menjadi model pelayanan sosial yang berkelanjutan
Systematic Literature Review: Evolusi Strategi Manajemen Pemasaran Digital dalam Era Transformasi Bisnis Bambang Sukaryono; Arif Siaha Widodo
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/h8dxwk08

Abstract

Transformasi digital telah mengubah lanskap bisnis global secara fundamental, mendorong evolusi strategi manajemen pemasaran digital yang adaptif dan berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan protokol PRISMA 2020 untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis 40 artikel jurnal berkualitas tinggi yang dipublikasikan periode 2021-2025 dari berbagai database akademik internasional dan nasional. Hasil penelitian mengungkapkan tiga fase evolusi strategi pemasaran digital: fase akselerasi digital pascapandemi, fase konsolidasi berbasis big data analytics, dan fase transformasi berbasis artificial intelligence dengan hyper-personalization. Temuan menunjukkan bahwa evolusi strategi dipengaruhi oleh konvergensi faktor teknologi seperti AI dan machine learning, perubahan perilaku konsumen yang menuntut pengalaman omnichannel seamless, intensitas kompetisi dari digital-native companies, serta kapabilitas organisasional yang mencakup kepemimpinan transformatif dan literasi digital. Strategi pemasaran digital kontemporer mengintegrasikan content marketing berbasis storytelling, social media marketing multi-platform, data-driven marketing dengan analytics advanced, dan omnichannel marketing. Penelitian mengidentifikasi tantangan implementasi berupa kesenjangan kompetensi digital, kompleksitas integrasi teknologi, isu privasi data, dan keterbatasan anggaran. Kerangka konseptual yang dikembangkan menunjukkan transformasi digital sebagai enabler dengan inovasi model bisnis sebagai mediator antara strategi digital dan kinerja bisnis. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis melalui sintesis komprehensif literatur terfragmentasi dan praktis melalui identifikasi best practices serta rekomendasi strategis bagi praktisi dalam merancang strategi pemasaran digital yang efektif di era transformasi bisnis.
Analisis Systematic Literature Review Terhadap Efektivitas Integrated Marketing Communication dalam Meningkatkan Brand Performance Bambang Sukaryono; Arif Siaha Widodo
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/v0135f79

Abstract

Transformasi lanskap pemasaran digital menuntut reorientasi strategis komunikasi pemasaran menuju pendekatan terintegrasi untuk mengoptimalkan kinerja merek. Penelitian systematic literature review ini menganalisis efektivitas komunikasi pemasaran terintegrasi dalam meningkatkan brand performance melalui sintesis 40 artikel empiris periode 2020-2024 dari basis data Scopus, Web of Science, dan Google Scholar. Metodologi PRISMA diterapkan dengan kriteria inklusi artikel peer-reviewed berbahasa Inggris dan Indonesia yang mengkaji hubungan empiris komunikasi pemasaran terintegrasi dengan indikator kinerja merek. Temuan mengidentifikasi enam dimensi konstitutif yang berpengaruh signifikan: media sosial, periklanan, promosi penjualan, public relations, event marketing, dan direct marketing. Mekanisme kausal beroperasi melalui mediasi ekuitas merek, brand trust, dan customer engagement dengan efektivitas dimoderasi karakteristik industri, ukuran organisasi, dan maturitas digital. Penelitian mengonfirmasi dampak positif komunikasi pemasaran terintegrasi terhadap kesadaran merek, loyalitas pelanggan, dan kinerja finansial lintas berbagai konteks industri, memberikan kontribusi teoretis dan praktis untuk optimalisasi strategi komunikasi pemasaran kontemporer.
PERAN PERSEPSI OTENTISITAS, PERSEPSI NILAI, PERSEPSI RISIKO DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP NIAT PEMBELIAN KEMBALI PADA AIRBNB DAN HOTEL DI BALI Ermawati; Santi Budiman; Arif Siaha Widodo; Damiasih Damiasih
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol. 13 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jpsb.v13i2.4850

Abstract

Airbnb has become a serious competitor to conventional hotels in the sharing economy. This study aims to compare the factors influencing customer satisfaction and repurchase intentions among Airbnb and hotel users in Bali. Using a survey method with 230 respondents, the factors examined included perceived authenticity, perceived value, and perceived risk. The results showed that perceived authenticity and perceived risk had a positive and significant influence on customer satisfaction. Meanwhile, perceived risk did not have a significant negative influence. Other findings indicate that customer satisfaction positively and significantly influenced repurchase intentions. While there was a significant difference in satisfaction levels between Airbnb and hotel users, there was no significant difference in repurchase intentions between the two groups.