Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) hubungan antara Komunikasi Organisasi dan Komitmen Berorganisasi; (2) hubungan Kepemimpinan Partisipatif dan Komitmen Berorganisasi; serta (3) hubungan simultan kedua variabel terhadap Komitmen Berorganisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Musli Indonesia (KAMMI) Jakarta Selatan. Penelitian ini menguji teori komunikasi organisasinya GoldHaber, kepemimpinan kartisipatifnya Yukl dan komitmen berorganisasi yang dikembangkan Robbins & Judge. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, penelitian dilakukan pada lima komisariat KAMMI dengan populasi 357 anggota dan sampel 78 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang telah divalidasi melalui uji coba. Analisis data meliputi korelasi, regresi sederhana dan ganda, serta uji prasyarat normalitas, linearitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas, dan independensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Komunikasi organisasi berhubungan signifikan terhadap Komitmen Berorganisasi dengan koefisien korelasi ry.x1 = 0,885 dan kontribusi 44,7%; (2) Kepemimpinan Partisipatif berhubungan sangat signifikan dengan koefisien ry.x2 = 0,767 dan kontribusi 58,8%; (3) secara simultan kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 55,8% terhadap Komitmen Berorganisasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas komunikasi organisasi dan kepemimpinan partisipatif berbanding lurus dengan penguatan komitmen anggota, meskipun masih terdapat 44,2% variabel lain di luar penelitian yang turut memiliki hubungan.