Agrila Mone
Universitas Timor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI UPTD PUSKESMAS HALIWEN Agrila Mone; Maria Julieta Esperanca Naibili; Veronika Nitsae
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2026
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v8i1.10803

Abstract

Pendahulan : Pengetahuan ibu hamil mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan merupakan faktor penting dalam pencegahan keterlambatan deteksi komplikasi. Keterlambatan mengenali tanda bahaya dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas  maternal,  sehingga  pemetaan  tingkat  pengetahuan  ibu  hamil  sangat diperlukan sebagai dasar intervensi kesehatan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan di UPTD Puskesmas Haliwen tahun 2025. Metode: Penelitian ini  menggunakan  desain  deskriptif  dengan  populasi  seluruh  ibu  hamil  yang tercatat di UPTD Puskesmas Haliwen sebanyak 157 orang. Sampel berjumlah 30 orang yang dipilih menggunakan teknik  convenience sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan persentase.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tentang tanda bahaya kehamilan yaitu 19  orang  (63,3%),  pengetahuan  cukup  sebanyak  9  orang  (30,0%),  dan pengetahuan kurang sebanyak 2 orang (6,7%). Kesimpulan: Mayoritas ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Haliwen memiliki pengetahuan baik, namun masih terdapat ibu hamil dengan pengetahuan cukup dan kurang yang berisiko mengalami keterlambatan mengenali komplikasi. Tenaga kesehatan, khususnya perawat dan bidan, diharapkan lebih mengoptimalkan edukasi melalui kelas ibu hamil,  konseling,  serta  keterlibatan  keluarga  untuk  meningkatkan  literasi kesehatan maternal. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel lebih besar dan desain analitik untuk mengidentifikasi faktor determinan pengetahuan secara lebih mendalam.