Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Taur-taur Bahtonang Dalam Tradisi Simalungun: Nyanyian Ungkapan Perasaan Dan Permohonan Berkat July Arta Kristin; Torang Naiborhu; Sapna Sitopu
Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni - Mei
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jipsi.v6i1.1074

Abstract

Taur-taur Bahtonang adalah salah satu nyanyian rakyat Simalungun yang berfungsi sebagai bentuk media pengungkapan perasaan penyanyi. Dalam penelitian ini, penulis mengkaji salah satu lagu rakyat Simalungun yang dibawakan oleh Sapna Aria Sitopu. Tujuan utama penelitian adalah untuk menganalisis makna tekstual dan unsur-unsur musikologis yang terkandung dalam lagu tersebut, serta teknik bernyanyi. Untuk mendukung kajian ini, penulis menggunakan teori dari Roland Barthes dan William P. Malm. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui observasi langsung, wawancara, serta dokumentasi dalam bentuk rekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taur-taur Bahtonang yang dipopulerkan Sapna Aria Sitopu banyak mengandung unsur doa, harapan dan menonjolkan ciri khas vokal tradisional Simalungun yang dikenal sebagai inggou.
Eksistensi Musik Tiup Pada Masyarakat Batak Toba di Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan Ervandi Noel Situmorang; Torang Naiborhu; Sapna Sitopu
Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni - Mei
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jipsi.v6i1.1006

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang eksistensi musik tiup pada masyarakat Batak Toba di Kecamatan Dolok Sanggul pada konteks upacara adat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perkembangan dan eksistensi musik tiup pada upacara adat. Dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan observasi, wawancara dan dokumentasi dan studi kepustakaan, penelitian menunjukkan bahwa musik tiup saat ini menjadi bagian tidak terpisahkan dalam upacara adat di Dolok Sanggul dan selain mempengaruhi gaya musik sebelumnya, kehadirannya juga memberikan pandangan baru masyarakat terhadap budaya musik sebagai pengiring upacara adat.
ANALISIS MUSIKAL DAN MAKNA TEKSTUAL LAGU POPULER MARSADA BAND MASIHOL, ANJU MA AU, MARTIKKI KARYA KELOMPOK MUSIK MARSADA BAND DI DESA TOMOK SAMOSIR Erfin Sampe Tua; Heristina Dewi; Sapna Sitopu
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.86-90

Abstract

Marsada Band merupakan kelompok musik yang menggabungkan unsur musik etnik Batak dengan genre musik modern seperti beat, reggae, dan chacha. Penelitian berjudul Analisis Musik dan Makna Tekstual Lagu-Lagu Populer Marsada Band di Desa Tomok, Samosir ini bertujuan untuk menganalisis secara musikal dan makna tekstual dari lagu-lagu Marsada Band, yaitu Masihol, Anju Ma Au, dan Martikki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan musikal dan semiotik untuk menggali makna di balik lirik dan komposisi musik lagu-lagu tersebut. Teori semiotik digunakan untuk memahami simbol-simbol dan pesan yang terkandung dalam lagu, sedangkan pendekatan musikal fokus pada struktur dan elemen musik. Data diperoleh melalui studi literatur dan observasi langsung terhadap karya-karya Marsada Band. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Marsada Band berhasil memadukan unsur tradisional Batak dengan musik modern sehingga menciptakan gaya musik yang unik dan mudah diterima oleh berbagai kalangan. Selain memberikan hiburan, lagu-lagu tersebut mengandung makna mendalam yang merefleksikan budaya dan kehidupan sosial masyarakat Batak.