Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Deskripsi Kajian Organologi Teknik Pembuatan dan Teknik Permainan Alat Musik Uyup-uyup Yosia Manik; Fadlin Fadlin; Yoe Anto Ginting
Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni - Mei (In-Press)
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jipsi.v6i1.998

Abstract

Uyup-uyup merupakan alat musik tradisional warisan budaya masyarakat Mandailing yang dibuat dari batang padi (batang ni eme) dengan lilitan daun kelapa muda berbentuk kerucut sebagai resonator. Instrumen ini berfungsi sebagai hiburan bagi para petani saat beristirahat di sawah pada masa panen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan serta teknik permainan uyup-uyup. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, kerja lapangan, wawancara, dokumentasi, dan kerja laboratorium. Landasan teori mengacu pada pendekatan struktural dan fungsional Khasima Susumu, serta klasifikasi alat musik berdasarkan sumber bunyi menurut Curt Sach dan Horn Bostel. Proses pembuatan meliputi pemilihan bahan, penggunaan alat, pengukuran komponen, pembentukan, hingga tahap penyelesaian (finishing) untuk menghasilkan instrumen yang presisi. Teknik dasar permainannya mencakup tiupan mulut untuk menghasilkan bunyi serta teknik penjarian dengan membuka dan menutup lubang resonator guna mengatur nada. 
Tipologi Praktik Ermuro pada Masyarakat Karo : Dinamika Tradisi Lisan Agraris dan Modernisasi: Penelitian Yosua Saputra Ginting; Torang Naiborhu; Yoe Anto Ginting
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5960

Abstract

Modernisasi pertanian dan perubahan ekologi di lahan persawahan sering kali memicu pergeseran fungsi pada tradisi lisan agraris. Penelitian ini menelaah dinamika perubahan tradisi Ermuro (menjaga padi) pada masyarakat Karo yang kini mengalami divergensi praktik akibat desakan efisiensi dan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan tipologi variasi pelaksanaan Ermuro sekaligus menganalisis transformasi nilai yang melatarbelakanginya. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus komparatif di Kabupaten Deli Serdang, penelitian ini mengidentifikasi empat tipologi praktik yang berbeda secara signifikan. Pertama, Tipologi Spiritual-Katarsis, di mana nyanyian dipertahankan sebagai mekanisme doa dan terapi psikologis oleh perempuan lansia. Kedua, Tipologi Pragmatis-Domestik, yang dijalankan oleh laki-laki dengan orientasi pada afirmasi peran pencari nafkah dan produktivitas hasil. Ketiga, Tipologi Reduksi Performatif, yang ditandai dengan hilangnya elemen estetika musikal dan hanya menyisakan teriakan fungsional. Keempat, Tipologi Substitusi Teknologi, yakni penggantian agensi vokal manusia dengan perangkat audio mekanis yang memicu alienasi budaya. Temuan ini menyimpulkan bahwa tradisi Ermuro sedang mengalami gradasi fungsi yang drastis, bergerak dari aktivitas kontemplatif yang intim menuju aktivitas teknis yang bersifat mekanis