Hambatan utama yang dihadapi Dom Social Hub saat ini terletak pada tata kelola data transaksi operasional yang masih diproses secara manual melalui berkas CSV/Excel dari sistem Point of Sale (POS). Pola konvensional tersebut menyulitkan pemantauan tren pasar secara seketika (real-time), memicu pembengkakan biaya akibat pemborosan stok bahan baku sebesar 10–15%, serta menghambat kecepatan penyusunan laporan berkala. Melalui penelitian ini, diusulkan sebuah rancang bangun platform dashboard Business Intelligence (BI) berbasis web yang berfungsi sebagai instrumen pendukung keputusan strategis perusahaan. Metodologi rekayasa sistem ini mengadopsi model SDLC Waterfall yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi pemrograman menggunakan konsep arsitektur headless dengan integrasi framework Laravel (backend) dan Next.js (frontend) didukung Tailwind CSS serta Chart.js, hingga fase pengujian fungsional memakai metode black box testing. Ruang lingkup fungsionalitas platform ini memuat delapan kapabilitas utama, yaitu integrasi data multi-sumber, visualisasi grafis interaktif, penyaringan dinamis, analisis drill-down, pemantauan Key Performance Indicators (KPI), peramalan (forecasting) sederhana, pengunduhan laporan operasional, serta scheduled refresh. Luaran yang ditargetkan dari riset ini adalah terciptanya sebuah sistem otomatis yang mampu menyajikan visualisasi data secara responsif pada perangkat seluler, serta dilengkapi fitur stock alert terintegrasi guna mendongkrak efisiensi manajemen logistik operasional kedai.