p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sains Medisina
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review: Gambaran Deskriptif Potensi Interaksi Obat Antidiabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Yasmin Nurfathonah; Mirza Junando; Muhammad Fitra Wardhana; Rasmi Zakiah Oktarlina
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.966

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Pengelolaan diabetes tipe 2 di rumah sakit umumnya melibatkan terapi farmakologis dengan berbagai kombinasi obat, sehingga meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi interaksi obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit, termasuk jenis obat yang sering berinteraksi, mekanisme interaksi, serta tingkat keparahannya. Metode yang digunakan adalah penelusuran artikel penelitian asli dalam lima tahun terakhir (2020-2024) melalui database Google Scholar dengan kata kunci “interaksi obat”, “antidiabetes”, dan “rumah sakit”. Delapan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif. Hasil review menunjukkan bahwa kombinasi metformin dan amlodipin merupakan interaksi obat yang paling sering ditemukan, dengan mekanisme interaksi farmakodinamik dan tingkat keparahan moderate. Secara keseluruhan, mekanisme interaksi yang paling banyak terjadi adalah farmakodinamik (65,90%), diikuti farmakokinetik (17,04%), dan mekanisme tidak diketahui (17,04%). Tingkat keparahan interaksi didominasi oleh kategori moderate (81,81%), diikuti minor (10,22%) dan mayor (7,95%). Pencegahan terhadap interaksi ini sangat penting dilakukan, baik melalui pemantauan kadar glukosa darah, pemberian jeda antarobat, atau penyesuaian dosis sesuai kondisi klinis.
Literature review : Terapi Non-Farmakologi Terhadap Proses Pemulihan dan Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Pasca Tindakan Bedah Sectio Caesarea Marshanda Nikita; Ervina Damayanti; Mirza Junando; Tri Umiana Soleha
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.864

Abstract

Sectio caesarea atau bedah caesar merupakan tindakan bedah mayor yang dilakukan untuk menyelamatkan ibu dan bayi. Meskipun efektif secara medis, prosedur ini dapat menimbulkan nyeri khususnya pada pasca operasi sehingga berdampak terhadap kenyamanan, kondisi psikologis, dan proses pemulihan pasien. Manajemen nyeri pasca tindakan bedah caesar dapat dilakukan dengan pendekatan farmakologis daan non-farmakologi. Hasil telaah ini disusun dalam bentuk literature  review yang bertujuan untuk menggambarkan berbagai jenis terapi non-farmakologi yang efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan membantu dalam proses pemulihan pada pasien pasca tindakan bedah caesar. Penelusuran literature  review dilakukan dengan cara menelaah, mengidentifikasi dan menganalisis berbagai literature  yang relevan dengan terapi non-farmakologis pada pasien bedah caesar berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil telaah literature  review ditemukan bahwa terapi non-farmakologis dengan teknik autogenic, relaksasi pernafasan, terapi musik, pijat kaki, aromaterapi dan relaksasi genggam jari mampu menurunkan skala nyeri dari kategori sedang (skala 5-7) menjadi kategori ringan (skala 2-3). Hal ini dapat disimpulkan bahwa terapi non-farmakologis terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien.