Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sociological, Psychological, Scientific and Technological Foundations in Designing Arabic Language Curriculum Dinan El Haq Rahimahullah; Isop Syafei; Dadan Nugraha
Gunung Djati Conference Series Vol. 55 No. 1 (2025): International Conference on Language Learning and Literature (ICL3)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To truly understand Arabic and its intricacies, effective and efficient Arabic language learning is necessary. To achieve effective and efficient Arabic learning, careful planning in the form of a curriculum is required. In teaching Arabic language, the curriculum is developed based on certain foundations. The purpose of this paper is to describe the foundations in designing an Arabic language curriculum. This paper focuses solely on the sociological, psychological, scientific, and technological foundations. This study uses qualitative data, which is presented in verbal form rather than in numbers. Data was collected using the literature review technique, namely by studying theories from various relevant sources. After collecting the data, it is presented in the discussion section. The findings of this paper reveal that there are many fundamental aspects to consider before designing an Arabic language curriculum. However, this paper specifically discusses the sociological, psychological, scientific, and technological aspects. The sociological aspect ensures that the curriculum is relevant to social needs. The psychological aspect helps in understanding the mental and emotional development of learners, so that Arabic teaching methods can be adapted to their age, interests, and abilities. Science serves as the foundation for selecting theories that support language skills, while technology facilitates the learning process. These aspects complement each other to create an effective and innovative Arabic language curriculum, so that Arabic learning is not only theoretical but also practical and contextual.
Pemanfaatan Aplikasi Infinite Painter Dalam Pembelajaran Kaligrafi Dinan El Haq Rahimahullah; Isop Syafe’i; Saepul Rahman
Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 2 (2025): Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/muhad.v7i2.4444

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembelajaran abad ke-21 dan tuntutan SDGs poin ke-4 mengenai pendidikan berkualitas yang menekankan integrasi teknologi dalam peningkatan keterampilan menulis melalui kaligrafi. Pembelajaran kaligrafi yang masih dominan menggunakan metode konvensional sering menimbulkan kendala, seperti keterbatasan alat, proses pembuatan yang kurang fleksibel, serta kesalahan yang sulit diperbaiki. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang lebih menarik dan efisien, dan pemanfaatan aplikasi Infinite Painter dipandang sebagai salah satu solusi alternatif dalam pembelajaran kaligrafi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan aplikasi Infinite Painter dalam pembelajaran kaligrafi, menjelaskan prosedur penggunaannya dalam proses pembelajaran, serta mengidentifikasi berbagai kekurangan yang muncul dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenisnya deskriptif. Sumber data berasal dari data sekunder penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi literatur. Analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Infinite Painter dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kaligrafi digital yang interaktif dan fleksibel. Dalam pembelajaran, aplikasi ini berfungsi sebagai sarana demonstrasi, latihan menulis, serta media evaluasi dan dokumentasi hasil karya kaligrafi digital. Prosedur penggunaannya meliputi tujuh langkah, yaitu (1) menentukan teks, (2) membuat mal, (3) mewarnai latar, (4) memberi garis tepi, (5) menambah ornamen, (6) membuat sket, dan (7) menulis kaligrafi. Namun demikian, terdapat beberapa kekurangan, seperti (1) berkurangnya keterampilan manual mencampur warna, (2) keterbatasan fitur pada versi gratis, (3) kebutuhan spesifikasi perangkat, (4) kebutuhan akan stylus pen, (5) ketidaknyamanan pada layar kecil dan (5) ketiadaan brush khusus kaligrafi Arab yang memerlukan penyesuaian teknis tambahan.