Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Essence of Science: Unraveling the Nature of Science as a System, Its Characteristics, To Ethical Dimensions and Wisdom Vina Latifah; Anneu Rosyanti Suryana
Gunung Djati Conference Series Vol. 62 (2026): Education and Social Humanities Conference (ESHCo)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/gdcs.v62i.3321

Abstract

The aim of this research is to explore in depth the essence of science through five main pillars: science as a structured system of knowledge, the characteristics of science, the functional goals of science, the distinction between knowledge and wisdom, and the integration of ethical dimensions in scientific development. The research method employed is qualitative-descriptive with a library research approach. Data were collected through documentation techniques of primary and secondary literature, which were then critically analyzed to construct a conceptual synthesis regarding the epistemological and axiological foundations of science. The research results indicate that science is a rational-empirical knowledge system characterized by objectivity, systematicity, and universality. Functionally, science aims to provide explanation, prediction, and control over phenomena. However, this study asserts that science is distinct from wisdom; science focuses on the realm of "know-how" (technical), while wisdom focuses on "know-why" (moral values). In conclusion, science is not value-free but must be grounded in ethical dimensions and moral responsibility to ensure that the progress of civilization remains aligned with human dignity and the public good.
Analisis Komparatif Kesalahan Fonologis Pengucapan Huruf Arab dalam Pembacaan Al-Qur'an pada Penutur Dewasa Bahasa Sunda dan Bahasa Jawa di Kabupaten Brebes Anneu Rosyanti Suryana; Lina Marlina; Izzuddin Musthafa
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i3.4684

Abstract

Kesalahan pengucapan huruf Arab dalam pembacaan Al-Qur’an masih banyak ditemukan pada penutur non-Arab, khususnya yang memiliki latar belakang bahasa daerah. Perbedaan sistem fonologi antara bahasa Arab dengan bahasa Sunda dan Jawa menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pelafalan huruf Arab, terutama pada huruf-huruf yang tidak memiliki padanan dalam bahasa ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesalahan fonologis dalam pengucapan huruf Arab serta membandingkan kesalahan yang terjadi pada penutur bahasa Sunda dan Jawa di Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penutur dewasa yang memiliki latar belakang bahasa Sunda dan Jawa. Data dikumpulkan melalui rekaman suara pembacaan Al-Qur’an dan wawancara secara daring. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan fonologis yang dominan terjadi pada huruf tenggorokan, huruf tafkhim, huruf interdental, serta huruf qaf. Penutur bahasa Jawa cenderung melakukan substitusi bunyi secara tegas, seperti perubahan huruf qaf menjadi kaf, sedangkan penutur bahasa Sunda cenderung melakukan pelemahan bunyi atau penghilangan, seperti hilangnya bunyi ‘ain menjadi ain. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh sistem fonologi bahasa ibu serta kebiasaan pengucapan yang telah terbentuk sejak dini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latar belakang bahasa daerah memiliki pengaruh terhadap kesalahan pengucapan huruf Arab dalam pembacaan Al-Qur’an, sehingga diperlukan latihan makhraj dan sifat huruf secara terarah untuk meningkatkan ketepatan pengucapan.