Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Tutor AI Generatif dalam Pembelajaran Tinggi: Dampaknya terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Penilaian Mandiri Mahasiswa Erik Saut Hatoguan Hutahaean; Yuarini Wahyu Pertiwi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 3 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i3.4332

Abstract

Perkembangan generative artificial intelligence (AI generatif) telah mendorong transformasi signifikan dalam pembelajaran pendidikan tinggi, khususnya melalui perannya sebagai tutor virtual yang adaptif dan interaktif. Meskipun demikian, hubungan antara penggunaan AI generatif dengan kemampuan berpikir kritis dan penilaian mandiri (self-assessment) mahasiswa masih belum terpetakan secara komprehensif dalam literatur ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran integrasi tutor AI generatif dalam pembelajaran tinggi serta dampaknya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis dan self-regulated learning mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, melalui analisis dan sintesis literatur ilmiah terindeks Scopus dalam lima tahun terakhir. Teknik analisis yang digunakan adalah content analysis untuk mengidentifikasi tema, pola hubungan, serta kesenjangan penelitian terkait AI generatif dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI generatif memiliki peran ambivalen terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Di satu sisi, AI dapat berfungsi sebagai cognitive enhancer yang mendorong eksplorasi, refleksi, dan evaluasi melalui umpan balik instan dan simulasi pembelajaran. Di sisi lain, penggunaan yang tidak terarah berpotensi menurunkan kualitas berpikir kritis karena ketergantungan pada jawaban instan (cognitive crutch). Selain itu, AI juga berkontribusi dalam mendukung penilaian mandiri, namun memerlukan kemampuan literasi kritis untuk menghindari bias dan kesalahan informasi. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas integrasi AI generatif sangat bergantung pada desain pedagogis, literasi digital mahasiswa, serta pengelolaan penggunaan teknologi secara etis. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyajian sintesis terintegrasi mengenai hubungan AI generatif, berpikir kritis, dan penilaian mandiri sebagai dasar pengembangan model pembelajaran berbasis AI yang lebih reflektif dan berkelanjutan.