Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Penyusunan Harga Pokok Penjualan (HPP) guna Meningkatkan Profitabilitas dan Persaingan Pasar pada UMKM Desa Pandau Jaya Nisa Alqorni; Nadia Triwahyuni; Desiyanti Rifayani; Nuraini Nuraini; Rinto Rahmad; Gazian Hazazi Nubli
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kompetitif (JPK)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v5i1.2887

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun sering kali menghadapi kendala dalam pencatatan keuangan, khususnya penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP). Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM di Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, dalam menyusun HPP secara akurat guna mendongkrak profitabilitas dan daya saing pasar. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi edukatif, pemaparan materi, simulasi perhitungan mandiri, serta sesi diskusi interaktif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kesadaran dan kemampuan teknis peserta dalam mengidentifikasi komponen biaya produksi (biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik). Melalui pendampingan ini, pelaku usaha berhasil menggeser paradigma dari estimasi harga berbasis intuisi menjadi kalkulasi berbasis data akuntansi formal. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat memperkuat manajemen keuangan internal UMKM demi pertumbuhan bisnis yang sehat
Sosialisasi Pengenalan dan Pencatatan Akuntansi pada Kelompok Tani Kelurahan Maharatu Nuraini Nuraini; Desiyanti Rifayani; Nadia Triwahyuni; Nisa Alqorni
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v6i1.5762

Abstract

This community service activity aimed to enhance the knowledge and skills of members of the Maharatu Urban Farmer Group in Pekanbaru regarding basic financial recording and bookkeeping. The method employed was a socialization and counseling approach to introduce the importance of simple financial documentation. A total of 25 participants, all members of the farmer group, took part in the activity. The results indicate that the participants gained a clear understanding of basic accounting principles and the practice of simple bookkeeping. Furthermore, they recognized the importance of separating household finances from agricultural business finances, which is crucial for better financial management in farming operations.
Analisis Transparansi Keuangan Desa: Mengamati Pola Publikasi Informasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) melalui Media Digital di Desa Pandau Jaya Gazian Hazazi Nubli; Rinto Rahmad M; Nisa Alqorni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11415

Abstract

Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan desa dituntut untuk menjamin transparansi informasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola publikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) melalui media digital di Desa Pandau Jaya serta mengidentifikasi hambatan dalam mewujudkan transparansi substantif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi digital, observasi netnografi, dan wawancara mendalam terhadap perangkat desa serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi keterbukaan informasi di Desa Pandau Jaya baru menyentuh tahapan prosedural-formalitas demi menggugurkan kewajiban regulasi. Pola publikasi ditandai oleh keterlambatan tayang (time-lag) dokumen digital selama 45 hingga 60 hari. Selain itu, terjadi reduksi informasi secara radikal pada media sosial yang hanya menampilkan angka global pendapatan dan belanja desa dalam bentuk infografis satu halaman tanpa disertai rincian program kerja maupun data realisasi anggaran. Dari aspek interaktivitas, pemanfaatan platform digital bersifat searah dengan metrik keterlibatan warga (engagement rate) yang sangat rendah di bawah 1%. Hambatan struktural dan teknis utama berakar pada keterbatasan kapasitas SDM akibat rangkap jabatan pengelola konten, macetnya sirkulasi data internal, serta ketiadaan standar operasional prosedur (SOP) publikasi yang baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketersediaan infrastruktur teknologi tidak otomatis linear dengan akuntabilitas fiskal, melainkan berpotensi menciptakan ilusi keterbukaan informasi (the window dressing effect).