Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Iman, Amal, dan Iptek sebagai Kerangka Pembangunan Ekonomi Syariah Berkelanjutan di Era Society 5.0 Sugianto; Salwa Fitry; Reisya Andini; Lara Nauly Lubis; Nazwa Aulia Putri
Journal Of Economic Research Vol. 2 No. 2: Juli 2026
Publisher : CV ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joer.v2i2.45

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era Society 5.0 membawa perubahan signifikan dalam sistem ekonomi, termasuk ekonomi syariah. Di tengah percepatan inovasi tersebut, muncul kebutuhan untuk memastikan bahwa transformasi digital tetap selaras dengan nilai-nilai spiritual dan tujuan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana iman, amal, dan iptek dapat dipahami sebagai satu kesatuan dalam kerangka pembangunan ekonomi syariah berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, melalui penelaahan jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa iman berperan sebagai landasan nilai dan pengarah etika, amal sebagai implementasi sosial dalam praktik ekonomi, dan iptek sebagai instrumen strategis dalam memperluas inklusi serta efisiensi layanan keuangan syariah. Integrasi ketiganya membentuk model pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pada keadilan dan kemaslahatan. Dengan demikian, pembangunan ekonomi syariah di era Society 5.0 memerlukan keseimbangan antara inovasi teknologi dan komitmen nilai spiritual.  
Pengaruh Penyaluran Kredit dan Kredit Bermasalah terhadap Profitabilitas Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Indonesia: Tinjauan Literatur Berdasarkan Indikator Return on Assets (ROA) Periode 2015-2024 Salwa Fitry; Vivian Ester Panggabean; Daffa Alfah Ridho Naipospos; Amanda Agustina Nababan; Munadya Salsa Bila Lubis; Posma Esveransa Sihombing; Ibstisaam Ashiil Zidane Nasution
Journal Of Economic Research Vol. 2 No. 2: Juli 2026
Publisher : CV ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joer.v2i2.47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara penyaluran kredit dan kredit bermasalah terhadap tingkat profitabilitas Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Indonesia selama periode 2015–2024. Kajian ini menjadi penting karena peningkatan kredit yang tidak diimbangi dengan kualitas yang baik berpotensi menekan kinerja keuangan bank. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari publikasi resmi seperti laporan Otoritas Jasa Keuangan serta berbagai jurnal dan referensi ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyaluran kredit BPR mengalami peningkatan secara berkelanjutan, yang mencerminkan semakin besarnya peran BPR dalam pembiayaan usaha mikro dan kecil. Namun, tren tersebut diikuti oleh kenaikan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang menunjukkan meningkatnya risiko kredit. Di sisi lain, profitabilitas yang diukur dengan Return on Assets (ROA) cenderung mengalami penurunan dalam periode yang sama. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan penyaluran kredit tidak secara otomatis meningkatkan profitabilitas, terutama apabila tidak disertai dengan pengelolaan risiko kredit yang memadai. Oleh karena itu, pengendalian kredit bermasalah dan peningkatan kualitas analisis kredit menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja keuangan BPR.
Pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Sibolga, Binjai, Langkat, dan Tanjungbalai 2017-2023 Salwa Fitry; Reisya Andini; Nazwa Aulia Putri; Amanda Agustina Nababan; Lucky Satria Pratama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13407

Abstract

Pengangguran merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang dapat menghambat pembangunan dan menurunkan kesejahteraan masyarakat. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh TPAK dan IPM terhadap TPT pada Kota Sibolga, Kota Binjai, Kabupaten Langkat, dan Kota Tanjung Balai selama periode 2017–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPAK dan IPM secara simultan berpengaruh terhadap TPT. Secara parsial, TPAK tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap TPT, sedangkan IPM berpengaruh signifikan terhadap TPT. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas pembangunan manusia memiliki peran penting dalam memengaruhi kondisi ketenagakerjaan di daerah penelitian. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan pengembangan keterampilan perlu terus ditingkatkan guna mendukung penyerapan tenaga kerja dan mengurangi tingkat pengangguran.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat terhadap Indeks Pembangunan Manusia melalui Belanja Modal di Pulau Sumatera Tahun 2016-2025 Salwa Fitry; Reisya Andini; Nazwa Aulia Putri; Amanda Agustina Nababan; Chesia Rika Adrelia Br. Sitepu; Lara Nauly Lubis; Putri Sari Margaret Julianty Silaban
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.14190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Pulau Sumatera dengan Belanja Modal sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan data panel dengan 100 observasi pada periode 2016–2025. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dan uji Sobel untuk mengidentifikasi pengaruh langsung dan tidak langsung melalui variabel intervening. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Modal. Selanjutnya, Pendapatan Asli Daerah berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap Indeks Pembangunan Manusia, sedangkan Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat dan Belanja Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia secara parsial. Hasil uji Sobel menunjukkan bahwa Belanja Modal secara signifikan memediasi pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Indeks Pembangunan Manusia serta secara signifikan memediasi pengaruh Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Dengan demikian, Belanja Modal menjadi jalur tidak langsung yang menghubungkan Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat dengan Indeks Pembangunan Manusia di Pulau Sumatera.