Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Implementasi SAP Akrual pada Keuangan Desa Medan Estate Christian Rafael Siregar; Afdhal Hidayat; Briliant Kosu Raja Mora Sihombing; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual pada pengelolaan keuangan desa serta mengidentifikasi berbagai problematika yang memengaruhi kualitas pelaksanaannya di Desa Medan Estate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparatur desa yang terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan desa. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SAP berbasis akrual pada pengelolaan keuangan Desa Medan Estate telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan regulasi dan format pelaporan yang berlaku. Namun, implementasi tersebut masih cenderung bersifat administratif dan belum sepenuhnya substantif. Aparatur desa telah mampu menyusun laporan keuangan secara periodik, tetapi pemahaman konseptual mengenai pengakuan transaksi, klasifikasi akun, dan pemanfaatan informasi akuntansi untuk pengambilan keputusan belum merata. Problematika utama dalam implementasi SAP berbasis akrual meliputi keterbatasan kompetensi aparatur, pelatihan yang belum berkelanjutan, ketergantungan pada aplikasi dan pendamping eksternal, serta adanya kesenjangan antara tuntutan standar dengan kapasitas operasional di lapangan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan implementasi SAP berbasis akrual perlu dilakukan melalui peningkatan kapasitas aparatur secara berkelanjutan, perbaikan sistem pendampingan teknis, serta penguatan pemanfaatan informasi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan dan peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.
Analisis Faktor-Faktor Permintaan dan Penawaran Harga Cabai di MMTC Medan Briliant Kosu Raja Mora Sihombing
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8015

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran harga cabai merah di Pasar MMTC Medan dengan pendekatan matematika ekonomi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara pedagang, dan studi pustaka. Data utama yang digunakan adalah harga cabai merah pada tiga kondisi pasar, yaitu harga normal sebesar Rp18.000/kg, harga saat Ramadhan sebesar Rp22.000/kg, dan harga saat Lebaran pada kisaran Rp12.000-Rp15.000/kg, sehingga nilai tengahnya sebesar Rp13.500/kg. Hasil wawancara menunjukkan bahwa perubahan harga sangat dipengaruhi oleh jumlah barang yang tersedia di pasar. Ketika pasokan meningkat, harga cenderung turun, sedangkan ketika pasokan berkurang, harga naik. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa harga cabai merah mengalami kenaikan sebesar 22,22% dari kondisi normal ke Ramadhan dan penurunan sebesar 38,64% dari Ramadhan ke Lebaran. Model linear sederhana menghasilkan persamaan harga P = 26.250 - 4.250S yang menunjukkan hubungan negatif antara penawaran dan harga. Selain itu, diperoleh fungsi permintaan Qd = 750 - 0,025P dan fungsi penawaran Qs = -87,6 + 0,0176P. Dari kedua fungsi tersebut diperoleh titik keseimbangan pasar pada harga sekitar Rp19.661/kg dengan jumlah keseimbangan sebesar 258,5 kg. Temuan ini menunjukkan bahwa mekanisme harga cabai di Pasar MMTC Medan sesuai dengan teori ekonomi mikro, yaitu harga terbentuk dari interaksi permintaan dan penawaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan kajian dalam pembelajaran matematika ekonomi serta memberikan gambaran sederhana mengenai pembentukan harga komoditas hortikultura di pasar tradisional.