Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Love Of Money Sebagai Determinan Perilaku Tidak Etis Akuntan: Review Kritis dan Inkonsistensi Temuan Penelitian Anggi Rahmadani; Lingga Tri Hapsari; Nurma Diah; Niar Azriya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8463

Abstract

Integritas profesi akuntansi kerap terganggu oleh berbagai bentuk perilaku tidak etis yang salah satu determinannya diduga adalah love of money. Namun, temuan empiris dalam literatur menunjukkan inkonsistensi yang signifikan sehingga memerlukan kajian kritis dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola perkembangan temuan penelitian, mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual penyebab inkonsistensi, serta merumuskan model konseptual integratif. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA, melalui penelusuran basis data Google Scholar, Scopus, dan SINTA. Dari 309 artikel teridentifikasi, sebanyak 10 artikel memenuhi seluruh kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa lebih dari 60% studi tidak menemukan pengaruh langsung signifikan love of money terhadap perilaku tidak etis. Inkonsistensi tersebut disebabkan oleh perbedaan variabel moderasi-mediasi, konteks institusional, operasionalisasi variabel dependen, serta karakteristik responden. Idealisme dan religiusitas terbukti memperlemah pengaruh love of money, sementara sifat Machiavellian memperkuatnya. Model integratif yang dirumuskan menempatkan love of money sebagai determinan kondisional, bukan deterministik. Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku tidak etis akuntan tidak dapat dijelaskan hanya melalui orientasi individu terhadap uang, tetapi juga dipengaruhi oleh sistem nilai, lingkungan sosial, serta kualitas pengendalian moral yang dimiliki individu. Selain itu, dominasi hasil penelitian yang tidak signifikan menunjukkan perlunya pendekatan metodologis yang lebih mendalam dalam penelitian etika akuntansi, khususnya melalui penggunaan desain eksperimental dan instrumen pengukuran yang lebih terstandarisasi. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dalam memetakan inkonsistensi literatur etika akuntansi dan secara praktis memberikan arah bagi penguatan pendidikan etika profesi serta penyusunan strategi pembentukan karakter profesional akuntan yang lebih adaptif terhadap dinamika lingkungan bisnis modern.  
Pengembangan Wirausaha Hijau: Edukasi Produk Ramah Lingkungan Berbasis Eceng Gondok bagi UMKM Eka Meirawati; Asfeni Nurullah; Nilam Kesuma; Niar Azriya; Tabah Rizki; Ruth Samantha Hamzah
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.795

Abstract

Transformasi menuju ekonomi hijau mendorong pelaku UMKM untuk mengembangkan produk berbasis keberlanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal, termasuk eceng gondok yang berlimpah di perairan Kota Palembang. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi keterbatasan dalam keterampilan teknis, pemahaman konsep green entrepreneurship, serta kemampuan branding dan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengolah eceng gondok menjadi produk ramah lingkungan sekaligus memperkuat kompetensi manajerial dan pemasaran berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan melalui model intervensi bertahap yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi konsep wirausaha hijau, pelatihan teknis pengolahan eceng gondok, pendampingan green branding, serta pengenalan pemasaran digital sederhana. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berbasis skala Likert untuk mengukur perubahan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan tingkat kepuasan peserta terhadap program pengabdian dalam rangka pemahaman dan kesadaran akan wirausaha hijau, dari 47% menjadi 60%. Selain itu, peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai prinsip wirausaha hijau, kemampuan teknis produksi lilin aromaterapi, reed diffuser, dan produk home fragrance, serta kemampuan menyusun narasi merek dan strategi promosi digital. Peserta juga menunjukkan motivasi yang lebih kuat untuk mengembangkan usaha ramah lingkungan berbasis potensi lokal. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini efektif dalam memperkuat kapasitas UMKM menuju pengembangan usaha berbasis ekonomi sirkular.
Likuiditas, Profitabilitas, Dan Nilai Perusahaan Pada Era Ketidakpastian Perdagangan: Studi Negara Berkembang G20 Fitri Nanda Sari; Niar Azriya; Aldini Nofta Martini
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan, serta dampak ketidakpastian kebijakan perdagangan (trade policy uncertainty) pada periode perang dagang di negara-negara berkembang G20. Sampel penelitian terdiri dari 55 perusahaan non-keuangan yang terdaftar di bursa efek enam negara berkembang G20, yaitu Brazil, China, India, Indonesia, Meksiko, dan Turki, pada periode 2018-2023, dengan total 330 observasi data panel seimbang. Data keuangan diperoleh dari basis data Osiris (Bureau van Dijk), sedangkan data Trade Policy Uncertainty Index diperoleh dari Caldara et al. Likuiditas diukur dengan Current Ratio, profitabilitas dengan Return on Assets, dan nilai perusahaan dengan Tobin's Q. Metode analisis menggunakan regresi data panel dengan pemilihan model melalui Uji Chow, Uji Breusch-Pagan, dan Uji Hausman, di mana Random Effects Model dengan robust standard error terpilih sebagai model terbaik untuk mengatasi heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan ketidakpastian kebijakan perdagangan berpengaruh negatif dan signifikan. Sebaliknya, likuiditas tidak memiliki hubungan yang berarti dengan nilai perusahaan. Pola semacam ini menunjukkan bahwa investor di pasar berkembang G20 lebih memperhatikan seberapa efisien aset dikelola dibandingkan posisi likuiditas, sekaligus memperkuat pandangan bahwa meningkatnya ketegangan perdagangan global memberikan tekanan nyata terhadap cara pasar menilai perusahaan. Penelitian ini memperkaya diskusi keilmuan di bidang akuntansi keuangan mengenai pentingnya kinerja perusahaan selama periode ketidakstabilan perdagangan dunia.
PERAN DAN IMPLIKASI PENGANGGARAN MODAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI LINTAS NEGARA Stevi Natasia Chandritike; Jessica Laurenza Manik; Diendha Annisa Nur Attaullah; Niar Azriya
Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2026): Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/bilancia.v10i2.5905

Abstract

The role of capital budgeting in investment decision-making across countries has become increasingly critical as firms operate within diverse economic, institutional, and regulatory environments. Techniques such as Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period are used to support rational, value-maximizing decisions; however, their application varies significantly across countries due to differences in financial development, governance, and managerial capability. This study examines how capital budgeting practices influence investment decision-making and identifies key factors shaping their implementation using a Systematic Literature Review (SLR) of 34 peer-reviewed articles published between 2021-2026. The findings reveal substantial variation in the adoption and sophistication of techniques, with firms in developed countries applying more advanced, risk-adjusted methods, while those in developing countries rely on simpler approaches due to resource and knowledge constraints. Behavioral factors, such as managerial overconfidence and risk perception, also influence decisions and may lead to suboptimal outcomes. Institutional quality, corporate governance, and financial literacy further determine effectiveness. This study concludes that while capital budgeting plays a crucial role, its effectiveness is highly context-dependent and shaped by both technical and behavioral factors.
Green Metrics and Sharia Accountability: The Role of Management Commitment in Indonesian Universities Muhammad Farhan; Watim Maysaroh; Niar Azriya; Riska Tharika
The Indonesian Journal of Accounting Research Vol 29, No 3 (2026): IJAR September 2026 in Progress
Publisher : The Indonesian Journal of Accounting Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33312/ijar.1016

Abstract

Sustainability has become an important governance responsibility for universities in responding to increasing environmental and ethical demands. Although the UI GreenMetric is widely used to measure campus sustainability performance, its role as an accountability and governance mechanism—particularly from an Islamic perspective—remains underexplored. This study examines how UI GreenMetric indicators affect stakeholders' perceptions of Shariah accountability at Indonesian Islamic and public universities and investigates the moderating role of management commitment. This research uses a quantitative approach, drawing on survey data from lecturers, students, academic staff, and university leadership, combined with institutional UI GreenMetric data. The data are analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM–PLS) with multigroup analysis. The results show that Education and Research consistently drive Shariah accountability most strongly across both university types, indicating that accountability is primarily constructed through academic and intellectual processes. The study identifies significant institutional differences: Islamic universities rely more on value-based sustainability practices, particularly education and climate stewardship, while public universities emphasize structural and operational dimensions such as infrastructure and waste management. Importantly, the findings reveal that management commitment negatively moderates the relationship between infrastructure-based sustainability and Shariah accountability. Strong leadership commitment reduces reliance on symbolic infrastructure indicators and shifts accountability toward ethical governance, policy coherence, and value internalization. This study suggests that UI GreenMetric may also function as a sustainability governance mechanism that supports accountability practices, in addition to its established role as a ranking system.
Edukasi Pengelolaan Pajak Untuk Usaha Ramah Lingkungan Bagi UMKM di Palembang Nilam Kesuma; Ruth Samantha Hamzah; Muthi'a Handayani; Niar Azriya
Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services Vol. 7 No. 2 (2026): Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/jscs.v7i2.245

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menerapkan pencatatan keuangan ramah lingkungan sekaligus memahami perhitungan dan pelaporan pajak usaha mikro khususnya PPh Final. Sasaran kegiatan adalah pelaku UMKM yang masih mengalami keterbatasan dalam pengelolaan administrasi usaha serta belum menerapkan pencatatan transaksi yang layak sebagai dasar pelaporan pajak. Pelatihan dan pendampingan dilakukan melalui praktik pencatatan omzet, biaya produksi, dan biaya lingkungan yang berkaitan dengan penggunaan listrik, air, bahan baku, serta pengelolaan limbah, serta simulasi penghitungan PPh Final berdasarkan omzet. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pencatatan keuangan sederhana dan kepatuhan perpajakan, ditunjukkan melalui kemampuan peserta dalam menyusun catatan usaha dan melakukan perhitungan pajak secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan mendorong UMKM untuk menjalankan usaha secara lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan melalui penerapan pencatatan ramah lingkungan yang mendukung pelaporan pajak secara benar. .