Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Disiplin Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi Moses Ronald Simangunsong; Toman Panggabean; Winarto Winarto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan pelatihan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai, dengan jumlah sampel sebanyak 94 orang yang ditentukan menggunakan teknik sampling tertentu. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian berdasarkan uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung sebesar 2,166 lebih besar dari ttabel 1,986 dan tingkat signifikansi 0,033 lebih kecil dari 0,05. Disiplin kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung sebesar 5,388 lebih besar dari ttabel 1,986 dan signifikansi 0,000. Selain itu, pelatihan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung sebesar 5,588 lebih besar dari ttabel 1,986 dan signifikansi 0,000. Berdasarkan uji simultan (uji F), diperoleh nilai Fhitung sebesar 60,544 lebih besar dari Ftabel 2,706 dengan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai Adjusted R-Square sebesar 0,658 menunjukkan bahwa 65,8% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan pelatihan kerja, sedangkan sisanya sebesar 34,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.