Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kebijakan, Pengelolaan Pasar dan Citra Pasar Terhadap Kepuasan Penyewa Kios dan Meja Di PT Panatramas Nusantara Batam Yuni Adelia; Muhammad Sidik; Adnan Adnan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kebijakan (X1), pengelolaan pasar (X2), dan citra pasar (X3) terhadap kepuasan penyewa (Y) pada PT Panatramas Nusantara di Kota Batam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner langsung kepada pedagang pasar di bawah naungan PT Panatramas Nusantara. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan bantuan program SPSS melalui uji regresi linear berganda, uji t, uji f, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Kebijakan, pengelolaan pasar, dan citra pasar berpengaruh signifikan terhadap kepuasan penyewa di PT Panatramas Nusantara di Kota Batam dengan nilai F hitung sebesar 266,550 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Secara parsial, kebijakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan penyewa dengan nilai t hitung sebesar 1,254 dan signifikansi sebesar 0,214 > 0,05. Pengelolaan pasar berpengaruh signifikan terhadap kepuasan penyewa dengan nilai t hitung sebesar 3,169 dan signifikansi sebesar 0,002 < 0,05. Citra pasar juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan penyewa dengan nilai t hitung sebesar 4,322 dan signifikansi sebesar 0,007 < 0,05. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai R Square sebesar 0,926 (Adjusted R square = 0,922), artinya 92,0% variasi kepuasan penyewa dapat dijelaskan oleh variabel Kebijakan, Pengelolaan Pasar, dan Citra Pasar, sedangkan sisanya sebesar 8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.