Dian Wahyudin
Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI, Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Tax Morale, Kualitas Pelayanan, dan Kepercayaan pada Otoritas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib di Pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kubu Raya Dian Wahyudin; Raka Dwi Permana; Mohamad Ibnu Ramadhan
Jurnal Pajak Vokasi (JUPASI) Vol. 7 No. 1: September 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tesis yang merupakan penelitian kuantitatif ini dilakukan untuk menguji apakah terdapat pengaruh secara simultan maupun parsial antara tax morale, kepatuhan wajib pajak, dan kepecarayaan pada otoritas pajak terhadap kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama Kubu Raya. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara statistik yaitu uji F (simultan) dan uji T (parsial). Subjek penelitian ini adalah seluruh pegawai yang bekerja di KPP Pratama Kubu Raya yang berjumlah 141 orang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dimana teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner kepada pegawai KPP Pratama Kubu Raya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama atau simultan terdapat pengaruh signifikan antara variabel tax morale (X1), kualitas pelayanan (X2), dan kepercayaan kepada otoritas pajak (X3) terhadap kepatuhan wajib pajak (Y) dengan nilai f hitung > f tabel yaitu sebesar 58,462 > 3,06 dan nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,000 dengan sumbangsih persentase variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 56,1% dan sisanya 43,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Sedangkan pengujian secara parsial menunjukkan bahwa tax morale (X1) berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak prima (Y) dengan nilai t hitung > t tabel yaitu 2,141 > 1,977 dan nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,001. Untuk variabel kualitas pelayanan (X2) secara parsial terdapat pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak (Y) dengan nilai t hitung > t tabel yaitu 7,789 > 1,977 dan nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,000. Dan yang terakhir untuk variabel kepercayaan kepada otoritas pajak (X3) secara parsial terdapat pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak (Y) dengan nilai t hitung > t tabel yaitu 12,739 > 1,977 dan nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,000. Dari hasil penelitian ini diharapkan supaya bisa menjadi acuan oleh KPP Pratama Kubu Raya untuk lebih meningkatkan kepatuhan wajib pajak agar dapat menjadi pelayanan yang prima.
Pengaruh Sosialisasi Perpajakan, Layanan Fiskus Dan Tarif Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di KPP Pratama Batam Selatan Tini; Dian Wahyudin
Jurnal Pajak Vokasi (JUPASI) Vol. 7 No. 1: September 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The contribution of tax to state revenue is currently the largest. Therefore, absolute tax compliance is needed from Taxpayers so that state expenditure is not disrupted. This study examines how Tax Socialization, Fiscus Services and Tax Rates play a role in increasing Taxpayer compliance. The data collection method in this study is a questionnaire survey distributed through the Google Form platform to respondents in the working area of ​​the South Batam Pratama Tax Office. Non-probability sampling with the purposive sampling method was used as a sampling technique. Data were collected from November 2024 to December 2024. The sample in this study was 100 MSME Taxpayer respondents from a total population of 3,811 MSME Taxpayers registered at the South Batam Pratama Tax Office. Through multiple linear regression tests and coefficient difference tests, the results of this study indicate that Tax Socialization has an effect on tax compliance of MSME Taxpayers at KPP Pratama Batam Selatan by 52.4%, Fiscus Services by 51.7% and Tax Rates by 38.3%. Simultaneously, these three variables have an effect on the level of compliance of MSME Taxpayers at KPP Pratama Batam Selatan by 62.4%.
Optimalisasi Akuntabilitas Dokumen Keuangan melalui Pengawasan Berbasis Digital di Kantor Se Kecamatan Kemayoran Saifullah; Dian Wahyudin; Fitria Laela Deflina
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 2: April 2026
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji optimalisasi akuntabilitas dokumen keuangan melalui pengawasan berbasis digital di Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Latar belakang penelitian berangkat dari permasalahan pengelolaan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang masih manual, sehingga menimbulkan keterlambatan dan rendahnya transparansi. Penelitian bertujuan menganalisis kondisi aktual pengawasan, hambatan yang dihadapi, serta upaya strategis dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui model Miles & Huberman, fishbone diagram, USG diagram, serta evaluasi McNamara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar proses pengawasan dokumen keuangan telah beralih ke sistem digital melalui aplikasi seperti SI ANDAL, meskipun masih terdapat unit kerja yang menggunakan metode semi-manual. Hambatan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya kompetensi sumber daya manusia, resistensi budaya kerja terhadap digitalisasi, serta lemahnya standar operasional prosedur pengawasan digital. Upaya strategis yang dapat dilakukan antara lain peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, penguatan integrasi sistem antar unit, penyusunan SOP baku, serta pemanfaatan teknologi cloud dan notifikasi otomatis untuk mempercepat proses verifikasi. Kesimpulannya, pengawasan berbasis digital terbukti mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan dokumen keuangan, sekaligus mendukung tercapainya laporan keuangan daerah yang wajar tanpa pengecualian (WTP). Kata Kunci: Akuntabilitas; Pengawasan Digital; Dokumen Keuangan
Efektivitas Pelaksanaan Sistem Patroli dan Keamanan Terpadu Oleh Satuan Polisi Pamong Praja dalam Menyelenggarakan Ketentraman dan Ketertiban Umum di Kecamatan Pulo Gadung Jakarta Timur Andik Sukaryanto; Dian Wahyudin
Reformasi Administrasi Vol. 13 No. 1: Maret 2026
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan keamanan dan ketertiban di wilayah perkotaan merupakan salah satu prioritas bagi pemerintah daerah. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam mencapainya adalah melalui pelaksanaan Sistem Patroli dan Keamanan Terpadu (Sipamanpadu) yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap pelanggaran peraturan daerah, menjaga ketertiban umum, dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi berbagai tantangan yang mempengaruhi efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana efektivitas pelaksanaan Sipamanpadu di Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan pelaksanaan program dan tantangan yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan Sistem Patroli Dan Keamanan Terpadu Oleh Satuan Polisi Pamong Praja dalam menyelenggarakan ketentraman dan ketertiban Di Kecamatan Pulo Gadung Jakarta Timur belum dapat efektif karena masyarakat kurang memahami tujuan dan mekanisme program patroli serta keterbatasan sumber daya dan penegakan hukum yang tidak konsisten menghambat pencapaian tujuan. Meskipun ada upaya untuk mengikuti jadwal patroli, ketidakkonsistenan dan penyesuaian terhadap kondisi lapangan masih menjadi tantangan dalam penentuan ketetapan waktu pelaksanaan patroli. maka dari itu Perubahan nyata yang dihasilkan dari program Sistem Patroli dan Keamanan Terpadu belum sepenuhnya optimal mengingat Beberapa masalah seperti tawuran dan keberadaan PKL yang kembali berjualan di lokasi yang sama menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi masih bersifat sementara