Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Towards a Bankable Biomass Energy System: A Systematic Review of Business Models and Optimization of the Palm Oil Waste Value Chain Prasetyo Yuli Usaid; Laila Refiana Said; Raden Topan Aditya Rahman; Eka Saprudin; Ira Akhmadi; Fredy Jayen; Syahrial Shaddiq; Krittika Chandran; Muhammad Qasim Ali
Sharia Economic and Management Business Journal (SEMBJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Sharia Economic and Management Business
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/sembj.v7i1.2020

Abstract

Background: Transformasi sistem energi global menuju netralitas karbon memerlukan mobilisasi investasi masif dalam energi terbarukan, termasuk bioenergi dari limbah biomassa kelapa sawit yang memiliki potensi sangat besar namun belum dimanfaatkan secara optimal. terhadap literatur tentang teknologi konversi biomassa kelapa sawit, model bisnis, optimasi rantai nilai, dan penilaian bankability untuk mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan dan mengembangkan framework konseptual terintegrasi Method: Penelitian ini melakukan tinjauan sistematis dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA dan kerangka SALSA. Results: penelitian ini menganalisis 42 artikel jurnal internasional open access yang dipublikasikan antara 2018–2025 dari database DOAJ, MDPI, Frontiers, SpringerOpen, dan Wiley Open access. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literatur yang ada didominasi oleh studi teknis konversi biomassa dengan fokus terbatas pada aspek model bisnis dan bankability. Analisis tekno ekonomi menunjukkan variasi kinerja finansial yang sangat luas, dengan IRR berkisar 6,75%–22%, NPV dari negatif hingga positif signifikan, dan payback period 2,9–10,8 tahun. Penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan kritis dalam integrasi antara optimasi teknis, model bisnis, dan penilaian bankability, serta mengusulkan framework konseptual terintegrasi yang menghubungkan ketiga dimensi tersebut untuk mendukung pengembangan sistem energi biomassa yang viable secara ekonomi dan menarik bagi investor. Conclusion: The results show a dominance of technical studies, while business and bankability aspects are still limited. Project financial performance varies (IRR 6.75%–22%) with high levels. Integration between technical, economic, and financial aspects was found. This study proposes an integrated conceptual framework linking value chain optimization, business models, and bankability assessment to improve investment feasibility and encourage the development of sustainable and attractive biomass energy systems for investors.
Kontribusi Lembaga Keagamaan dalam Intervensi Stunting Berbasis Komunitas: Analisis Literatur Eka Saprudin; Ira Akhmadi; Laila Refiana Said; Prasetyo Yuli Usaid
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.16826

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang multidimensional di Indonesia sehingga memerlukan pendekatan yang inovatif dan berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi lembaga keagamaan dalam intervensi stunting berbasis komunitas melalui analisis literatur terstruktur. Dari 25 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 13 artikel empiris periode 2021–2026 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan empat pola kontribusi utama, yaitu: (1) internalisasi nilai-nilai keagamaan sebagai instrumen perubahan perilaku; (2) lembaga pendidikan berbasis iman sebagai platform intervensi kesehatan yang terstruktur; (3) advokasi, legitimasi sosial, dan kolaborasi multisektor; serta (4) komunikasi budaya dan transformasi praktik sosial. Lembaga keagamaan tidak hanya berperan secara simbolik, tetapi juga secara struktural dan operasional dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, penerimaan program, dan keberlanjutan intervensi. Integrasi otoritas moral-spiritual dengan strategi kesehatan publik terbukti memperkuat kepatuhan terhadap praktik gizi dan pola asuh sehat. Kajian ini menawarkan kerangka konseptual yang menempatkan lembaga keagamaan sebagai mitra strategis dalam percepatan penurunan stunting melalui pendekatan normatif, kultural, dan berbasis komunitas