Fahreza Junda Robbi Al Maahi
Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Metode Sorogan pada Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Darul Quro’ Gunung Pati Semarang Fahreza Junda Robbi Al Maahi; Rina Priarni; Ida Zahara Adibah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode sorogan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Darul Quro’ Gunung Pati, serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat, dan strategi yang dilakukan oleh ustadz dan pengelola pesantren dalam mengoptimalkan pelaksanaannya. Fokus penelitian mengacu pada praktik metode sorogan yang terdapat kompleksitas sehingga memengaruhi keberhasilan pembelajaran pada santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung pada aktivitas pembelajaran kitab kuning yang menggunakan metode sorogan, wawancara mendalam dengan ustadz, kepala pondok, dan sejumlah santri Pondok Pesantren Darul Quro`, dengan langkah terakhir berupa studi dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan mencakup reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan dilaksanakan melalui kegiatan pembacaan kitab secara individual oleh santri di hadapan ustadz yang kemudian diikuti dengan koreksi dan penjelasan terhadap kesalahan bacaan maupun pemahaman. Metode ini diterapkan pada kitab Mabadi’ul Fiqhiyah dan Bulugh al-Maram. Keberhasilan pelaksanaan metode sorogan dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung seperti bimbingan langsung dari ustadz, kesiapan santri, serta dukungan dari pihak pesantren. Pelaksanaan metode sorogan juga menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu pembelajaran dan jumlah santri yang cukup banyak. Perlu adanya strategi pengelolaan pembelajaran yang tepat agar metode sorogan dapat berjalan secara lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan santri dalam membaca dan memahami kitab kuning.