Faisal Amir Toedien
UIN Sultan Syarif Kasim RIAU

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The YouTube Media Utilization in Islamic Religious Education Learning Sahdiana Rahmadani; Faisal Amir Toedien; Kalayo Hasibuan
Jurnal Informasi dan Teknologi 2024, Vol. 6, No. 4
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60083/jidt.v6i4.605

Abstract

Using YouTube in Islamic Religious Education (PAI) has become a powerful alternative to support and enrich the teaching and learning experience in the digital era. YouTube offers a wide range of educational content that can be accessed effortlessly, anytime, anywhere. With video format, Islamic learning materials such as Al-Qur’an, Hadith, Islamic history, and fiqh can be delivered more interactively and interestingly, thus increasing students’ understanding. This research examines the use of YouTube as a learning media in Islamic Education and the benefits and challenges faced in its implementation. The results show that YouTube can enrich learning experiences, increase student motivation, and facilitate understanding religious concepts more dynamically and enjoyably. However, challenges such as varying content quality, lack of control over material not by Islamic teachings, and limited technological skills among some educators are still obstacles. Therefore, appropriate content selection and management strategies are needed to ensure the maximum utilization of YouTube in PAI learning.
Marginalisasi dan Inovasi: Jejak Kebijakan Pendidikan dari Kolonial ke Orde Lama dalam Perkembangan Pendidikan Islam Indonesia Faisal Amir Toedien; Helmiati Helmiati; Hariza Hasyim
Instructional Development Journal Vol. 8 No. 3 (2025): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kebijakan pendidikan pada masa-masa Kolonial dan Orde Lama serta menjelaskan implikasinya terhadap perkembangan pendidikan Islam di Indonesia dengan memaparkan gambaran marginalisasi tindakan setiap pemerintahan kala itu terhadap pendidikan itu sendiri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami bagaimana kebijakan pendidikan kolonial dan pascakolonial membentuk arah, akses, dan posisi pendidikan Islam dalam sistem nasional. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan yang menelaah beragam sumber, seperti arsip kolonial, dokumen kebijakan pendidikan, peraturan perundang-undangan, serta literatur akademik dari buku dan jurnal ilmiah. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis melalui metode analisis isi dan pendekatan historis untuk menafsirkan isi teks kebijakan pendidikan, mengidentifikasi pola ideologis, dan menelusuri dampaknya terhadap pendidikan Islam. Keabsahan data dijaga dengan triangulasi pustaka dan audit trail guna memastikan objektivitas hasil interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan kolonial bersifat diskriminatif dan membatasi ruang pendidikan Islam melalui regulasi seperti Ordonansi Guru dan Sekolah Liar. Sebaliknya, kebijakan pendidikan pada masa Orde Lama lebih tergambar adanya upaya untuk mulai mengintegrasikan pendidikan Islam ke dalam sistem nasional yang berlangsung kala itu, meskipun belum sepenuhnya sejajar dengan pendidikan umum. Penelitian ini memberikan kontribusi baru berupa refleksi historis yang dapat memperkaya wacana kebijakan pendidikan Islam kontemporer menuju sistem yang lebih inklusif, berkeadilan, dan kontekstual.