Josua Lumban Tobing
STMIK Pelita Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Sistem Pakar Untuk Rekomendasi Pupuk dan Irigasi Berdasarkan Analisis Kesuburan Tanah R. Mahdalena Simanjorang; Agustina Simangunsong; Amran Sitohang; Josua Lumban Tobing; Sartika Simanjorang
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 5 No. 1 (2026): EDISI JANUARI 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v5i1.12474

Abstract

Saat ini bidang pertanian seringkali diperhadapkan dengan tantangan terhadap peningkatan produktivitas secara efektif dengan tujuan agar tetap terjaga kualitas dan keberlanjutan lingkungan. Adapun faktor utama yang mempengaruhi hasil pertanian adalah terkait dengan kesuburan tanah dan ketersediaan air. Adapun permasalahan yang sering dihadapi para petani adalah penggunaan pupuk dan sistem irigasi yang tidak tepat sehingga menyebabkan degradasi tanah, pencemaran lingkungan, serta peningkatan biaya operasional. Sehingga diperlukan sebuah solusi yang tepat yang dapat memberikan rekomendasi optimal terkait pemupukan dan irigasi berdasarkan analisis kesuburan tanah.Urgensi dari penelitian ini adalah menjadi hal yang sangat penting dikarenakan pada penelitian ini dibuat dengan tujuan mengembangkan sistem pakar yang mampu memberikan rekomendasi pupuk dan irigasi berdasarkan parameter kesuburan tanah, seperti pH, kandungan nitrogen, fosfor, kalium, dan kelembaban tanah. Sistem ini akan menggunakan metode logika fuzzy untuk menangani ketidakpastian dalam data tanah serta basis aturan (rule-based system) yang disusun berdasarkan pengetahuan pakar dan data penelitian sebelumnya. Metode penelitian meliputi tahapan pengumpulan data kesuburan tanah, wawancara dengan pakar pertanian, perancangan sistem pakar menggunakan teknik fuzzy inference system (FIS), serta pengujian dan validasi sistem terhadap hasil rekomendasi yang diberikan. Pengujian akan dilakukan dengan membandingkan rekomendasi sistem terhadap rekomendasi pakar secara manual guna mengukur akurasi dan efektivitas sistem. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini meliputi prototype sistem pakar berbasis web, Dengan adanya sistem ini, diharapkan efisiensi penggunaan pupuk dan air meningkat, biaya produksi berkurang, serta produktivitas pertanian dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Guru Berprestasi Dengan Metode TOPSIS R. Mahdalena Simanjorang; Agustina Simangunsong; Amran Sitohang; Josua Lumban Tobing; Sartika Simanjorang
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.8352

Abstract

Pemilihan guru berprestasi merupakan aspek strategis dalam peningkatan mutu pendidikan karena berfungsi sebagai sarana evaluasi dan motivasi bagi tenaga pendidik. Namun, proses penilaian yang masih dipengaruhi subjektivitas dapat menimbulkan keputusan yang kurang maksimal. Penelitian ini diarahkan dalam hal perancangan serta pembangunan SPK  yang diimplementasikan dalam platform menggunakan web dalam pemilihan guru berprestasi dengan mengaplikasikan metode TOPSIS. Teknik tersebut dilakukan pemilihannya karena memiliki kemampuan untuk menghasilkan evaluasi alternatif secara tertata dengan memperhatikan tingkat derajat kesesuaian relatif dengan solusi ideal positif maupun solusi negatif yang ideal. Tahapan awal penelitian dilaksanakan melalui kegiatan analisis kebutuhan sistem berdasarkan temuan dari wawancara serta studi literatur untuk menetapkan kriteria penilaian, meliputi kinerja, inovasi pembelajaran, kedisiplinan, dan prestasi akademik. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan model waterfall, mencakup perancangan basis data, antarmuka pengguna, serta implementasi perhitungan TOPSIS. Hasil evaluasi yang diperoleh dari pengujian mengindikasikan bahwa alternatif AC menunjukkan perolehan nilai preferensi paling tinggi sebesar 0,677, diikuti oleh AE (0,647), AA (0,457), AB (0,438), dan AD (0,286). Berdasarkan hasil tersebut, alternatif A3 ditetapkan sebagai guru berprestasi terbaik. Sistem yang dikembangkan mampu mendukung proses penentuan keputusan dapat dilakukan secara lebih sistematis, transparan, serta berbasis kriteria yang terukur, efisien