ABSTRACT The development of digital technology, particularly Artificial Intelligence (AI), has brought significant changes to the fields of education and creative literacy. One widely utilized innovation is ChatGPT, an AI-based writing aid. This community service activity aims to improve participants' competence in writing drama scripts by utilizing AI conceptually and ethically. The implementation method includes conceptual counseling, demonstrations of AI use, writing practice, and mentoring and evaluation of work. The results of the activity indicate that participants experienced an increased understanding of drama script structure, conflict development, dialogue, and effective prompting techniques in the use of AI. In addition, participants were able to produce more systematic and creative drama scripts while maintaining the originality of ideas. The conceptual approach applied emphasizes that AI functions as an assistive tool, not a substitute for human creativity. This activity contributes to strengthening digital literacy and developing technology-based creative writing skills. Keywords: training, drama scripts, artificial intelligence, ChatGPT, digital literacy ABSTRAK Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah membawa perubahan signifikan dalam bidang pendidikan dan literasi kreatif. Salah satu inovasi yang banyak dimanfaatkan adalah ChatGPT sebagai alat bantu penulisan berbasis kecerdasan buatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menulis naskah drama dengan memanfaatkan AI secara konseptual dan etis. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan konseptual, demonstrasi penggunaan AI, praktik penulisan, serta pendampingan dan evaluasi karya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai struktur naskah drama, pengembangan konflik, dialog, serta teknik prompting yang efektif dalam penggunaan AI. Selain itu, peserta mampu menghasilkan naskah drama yang lebih sistematis dan kreatif dengan tetap mempertahankan orisinalitas ide. Pendekatan konseptual yang diterapkan menekankan bahwa AI berfungsi sebagai alat bantu (assistive tool), bukan pengganti kreativitas manusia. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam penguatan literasi digital dan pengembangan keterampilan menulis kreatif berbasis teknologi. Kata Kunci: pelatihan, naskah drama, artificial intelligence, ChatGPT, literasi digital