Agil Husain Abdullah
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Definition and Scope of Islamic Educational Philosophy Agil Husain Abdullah; Ferdinan Ferdinan; Bahaking Rama
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15386

Abstract

In modern developments, Islamic education faces various challenges, ranging from the currents of globalization, the development of science and technology, to complex socio-cultural problems. This situation demands a paradigm of Islamic educational philosophy that can meet the needs of the times without losing its roots in the values ​​of revelation. Thus, an in-depth study of the definition and scope of Islamic educational philosophy is important to emphasize the identity of Islamic education and its relevance in forming a complete human being (insan kāmil). This study uses a qualitative approach with a library research type. The results of this study indicate that the critical and ethical scopes in Islamic educational philosophy complement each other and form a paradigmatic unity. The critical scope functions to dismantle assumptions that restrict human freedom of thought and creativity, the ethical scope provides normative direction so that this freedom does not deviate from human and divine values, and the scope of transformative orientation makes Islamic education an agent of social change.
Konsep Pendidikan Akhlak dalam Pendidikan Islam Agil Husain Abdullah
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 6 No. 1 (2026): IQRA: JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis moral dan anomali adab yang kerap terjadi di kalangan peserta didik pada era modern menegaskan urgensi pendidikan akhlak agar diprioritaskan di atas pencapaian kognitif semata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual mengenai esensi dan implementasi pendidikan akhlak dalam perspektif pendidikan Islam. Melalui pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), data dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi dari berbagai literatur relevan dan dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak merupakan manifestasi praksis dari akidah yang lurus, yang berfungsi sebagai kompas moral bagi seorang Muslim. Telaah pemikiran tokoh pendidikan Islam seperti Ibnu Qayyim, Imam Al-Ghazali, dan Sa'id Hawwa mengungkapkan bahwa pendidikan akhlak bertumpu pada pelestarian fitrah, penyucian jiwa (tazkiyat an-nafs), serta pembentukan kepribadian Islami yang menyeluruh. Di Indonesia, orientasi ini selaras dengan tahapan capaian pembelajaran nasional yang dirancang sistematis, mulai dari pengenalan budi pekerti dasar pada anak usia dini hingga tahap pencegahan penyakit hati dan sosial pada tingkat menengah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan akhlak merupakan ikhtiar sadar, holistis, dan berkesinambungan yang esensial untuk membentuk generasi berakhlak mulia (akhlakul karimah) yang mampu menghadirkan keharmonisan relasi dengan Allah Ta'ala, sesama manusia, dan alam semesta.  
PENDIDIKAN AKHLAK MELALUI PENDEKATAN PEDAGOGI ISLAM: SEBUAH KAJIAN KEPUSTAKAAN PENDIDIKAN ISLAM Agil Husain Abdullah
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 9 No 1 (2026): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/52vkb423

Abstract

Pendidikan akhlak menekankan perilaku teladan dalam diri para peserta didik, mendorong mereka untuk berbuat baik, dan menghindari hal-hal yang dibenci oleh Allah Ta’ala. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran dan relevansi pendekatan pedagogi Islam dalam pendidikan akhlak dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian kepustakaan melalui tinjauan literatur yang relevan mengenai pendidikan akhlak, pendidikan Islam, dan pedagogi Islam. Kajian akademik yang secara khusus membahas pendidikan akhlak melalui pendekatan pedagogi Islam masih relatif terbatas, terutama yang disusun secara sistematis dalam kerangka kajian kepustakaan pendidikan Islam. Penelitian ini menjawab kesenjangan tersebut dengan menawarkan konsep pendidikan akhlak yang lebih menjurus pada nilai-nilai pedagogi Islam yang holistis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam upaya sintesis pendidikan akhlak dan pedagogi Islam, pendidikan akhlak diposisikan sebagai materi pembelajaran dan pedagogi Islam sebagai metode, kemudian pendidikan akhlak disintesiskan dengan tujuh prinsip pedagogi Islam dengan mempertimbangkan tingkat pendidikan. Pendidikan akhlak dalam tahap pendidikan anak usia dini menerapkan prinsip pedagogi Islam nomor 1-4 dengan fokus kajian budi pekerti, pendidikan dasar menerapkan prinsip pedagogi Islam nomor 1-7 dengan fokus kajian akhlak baik, dan pendidikan menengah menerapkan prinsip pedagogi Islam nomor 3-7 dengan fokus kajian akhlak buruk.