p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Stevi Becher Sengkey
Universitas Negeri Manado, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Guilty Feeling pada Warga Binaan Kasus Korupsi di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Manado Delavincy Restymagnis Belinda Lindsay Supit; Jofie Hilda Mandang; Stevi Becher Sengkey
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16962

Abstract

Korupsi di Indonesia tidak hanya berdampak pada kerugian ekonomi dan institusional, tetapi juga membentuk dinamika psikologis pelakunya, khususnya terkait rendahnya guilty feeling yang kerap dipengaruhi oleh rasionalisasi sistemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konstruksi guilty feeling serta faktor-faktor yang melatarbelakangi perilaku korupsi pada narapidana di Rumah Tahanan Kelas IIA Manado. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif partisipan. Informan penelitian terdiri dari dua narapidana kasus korupsi (satu laki-laki dan satu perempuan) yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik state guilt maupun trait guilt pada partisipan cenderung rendah, yang tercermin dari lemahnya standar moral terhadap nilai-nilai antikorupsi. Perilaku korupsi tidak didorong oleh kebutuhan ekonomi yang mendesak, melainkan lebih dipengaruhi oleh faktor kesempatan dan rasionalisasi yang berkembang dalam lingkungan sosial dan kelembagaan. Selain itu, tindakan korupsi kerap dipersepsi sebagai praktik yang wajar sehingga mengurangi intensitas penyesalan individu. Temuan ini mengindikasikan bahwa rasionalisasi sistemik berperan signifikan dalam mereduksi kesadaran moral dan rasa bersalah pelaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya rehabilitasi narapidana korupsi perlu diarahkan pada penguatan dimensi moral dan spiritual, termasuk melalui pendekatan pembinaan berbasis nilai-nilai keagamaan, guna membangun kembali kesadaran etis dan tanggung jawab sosial.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Orang Tua dengan Perencanaan Karir Siswa di SMA Negeri 1 Kumelembuai Clif Semuel Pantow; Harol R. Lumapow; Stevi Becher Sengkey
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.17242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Dukungan Sosial Orang Tua dengan Perencanaan Karir pada siswa di SMA Negeri 1 Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 60 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan skala Likert 4 poin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara variabel Dukungan Sosial Orang Tua dengan Perencanaan Karir siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi dukungan sosial yang diberikan orang tua, maka semakin baik pula perencanaan karir siswa di sekolah tersebut.
Pengaruh Konflik Peran terhadap Academic Burnout pada Mahasiswa Organisatoris di FIPP UNIMA Wulansari Lisu Sarungu; Joulanda Altje Meiske Rawis; Stevi Becher Sengkey
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20889

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan akademik dan organisasi yang berpotensi menimbulkan konflik peran serta academic burnout pada mahasiswa organisatoris. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh konflik peran terhadap academic burnout pada mahasiswa organisatoris di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 371 mahasiswa organisatoris, dengan sampel sebanyak 193 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur konflik peran dan academic burnout. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, uji hipotesis, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran berpengaruh positif dan signifikan terhadap academic. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa konflik peran menjelaskan variasi academic burnout. Mayoritas responden juga berada pada kategori academic burnout tinggi. Kesimpulannya, semakin tinggi konflik peran yang dialami mahasiswa organisatoris, semakin tinggi pula tingkat academic burnout yang dirasakan. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan konflik peran melalui manajemen waktu, penentuan prioritas, dan dukungan institusional untuk meminimalkan burnout akademik.