Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kecemasan Pada Lansia di Posyandu Harapan Bunda Jakarta Tahun 2026 : Penelitian Rahel Lamtiur; Robiatun Amalia Ranti; Dwi Ratna Sari Handayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6023

Abstract

Peningkatan jumlah lansia berdampak pada meningkatnya permasalahan kesehatan, termasuk kesehatan mental seperti kecemasan. Aktivitas fisik diketahui memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan psikologis lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dengan tingkat kecemasan pada lansia di Posyandu Lansia Harapan Bunda Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 109 lansia yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) untuk mengukur aktivitas fisik dan Geriatric Anxiety Scale (GAS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik rendah dan tingkat kecemasan tinggi. Terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dan tingkat kecemasan dengan nilai p = 0,01 (p < 0,05) dan koefisien korelasi r = -0,481 yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan sedang. Hal ini berarti semakin rendah aktivitas fisik maka semakin tinggi tingkat kecemasan pada lansia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia, sehingga diperlukan upaya peningkatan aktivitas fisik melalui program berbasis komunitas sebagai langkah promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.
The Relationship Between Body Mass Index And Physical Activity Among Older Adults At The Harapan Bunda Elderly Integrated Health Service Post (Posyandu Lansia) Natasya Shalima David; Robiatun Amalia Ranti; Slamet Sumarno
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 5 No. 3 (2026): Vol. 5 No. 3 SEPTEMBER 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v5i3.1119

Abstract

The increasing elderly population in Indonesia has led to various health problems, particularly related to nutritional status and physical activity. Body Mass Index (BMI) is a simple indicator used to assess nutritional status, while physical activity plays an important role in maintaining energy balance and body composition. Elderly individuals with low levels of physical activity are at greater risk of having abnormal BMI, which may lead to degenerative diseases. This study used an analytic design with a cross-sectional approach. The research sample consisted of 109 elderly individuals at Posyandu Lansia Harapan Bunda who met the inclusion criteria. Body Mass Index (BMI) was measured by assessing body weight and height and calculated using the BMI formula (kg/m²), while physical activity levels were assessed using the Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) questionnaire. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses. The Spearman correlation test was applied with a significance level of p < 0.05 to determine the relationship between BMI and physical activity. The findings showed a significant relationship between body mass index and physical activity among the elderly. Elderly individuals with low physical activity levels tended to have overweight and obesity categories of BMI, while those with moderate to high physical activity tended to have normal BMI. There is a relationship between body mass index and physical activity among the elderly at Posyandu Lansia Harapan Bunda. Higher levels of physical activity contribute to maintaining BMI within the normal range.