Chusnul Mar’iyah Mahmud
Universitas Muhammadiyah Maumere

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Integritas Institusi Melalui Strategi Pencegahan Korupsi Dilingkungan Kepolisian Resor Sikka: Penelitian Akmal Aminudin; Chusnul Mar’iyah Mahmud; Ayuni Setiawati; Mutia Malmar; Ensu; Nadila; Asti Junianti; Deswita; Muhammad Jaluding
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pencegahan korupsi di lingkungan Kepolisian Resor Sikka dalam meningkatkan integritas institusi kepolisian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi terhadap anggota Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Kepolisian Resor Sikka. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama dalam pencegahan korupsi di Kepolisian Resor Sikka dilakukan melalui penerapan zona integritas, penguatan pengawasan internal oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam), peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi, serta pelibatan masyarakat dalam mekanisme pelaporan dugaan korupsi. Namun demikian, upaya pencegahan korupsi di Kepolisian Resor Sikka masih menghadapi beberapa kendala, terutama kompleksitas tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan adanya kekuasaan, kewenangan, dan kesempatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan, peningkatan kompetensi aparat penegak hukum, serta komitmen yang kuat dari seluruh anggota kepolisian untuk menjaga integritas institusi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penguatan strategi pencegahan korupsi di lingkungan kepolisian, khususnya pada tingkat daerah.
PROFESIONALISME GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PROSES PEMBELAJARAN MELALUI KOMPETENSI, KETELADANAN, DAN KEPEMIMPINAN HUMANIS DI SEKOLAH Chusnul Mar’iyah Mahmud; Kartini Rahman Nisa
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9449

Abstract

The challenges of 21st-century education demand the strengthening of teacher professionalism beyond academic aspects, especially in schools with limited resources such as SMA Negeri 1 Waigete. This study aims to analyze the implementation of teacher professionalism in improving the quality of learning through competence, exemplary behavior, and humanistic leadership. Using a descriptive qualitative approach, the research stages, conducted in January 2026, included in-depth interviews, observations, and documentation with the principal and teachers selected through purposive sampling. The research findings indicate that professionalism is reflected in teacher involvement in school development and the management of emotional and social intelligence. The use of lectures, small group discussions, and practicums has been shown to increase active participation and student discipline. Despite facing obstacles such as low learning motivation and diverse student characters, teachers implement adaptive strategies through personal approaches and individual dialogue. The main conclusion confirms that the synergy between pedagogical competence, emotional maturity, and supportive leadership support is a determining factor in educational quality. Humanistic teacher professionalism has been proven to create a conducive learning ecosystem and serve as a primary foundation for character formation and student academic success amidst various resource limitations in a comprehensive, equitable, and sustainable manner. ABSTRAK Tantangan pendidikan abad ke-21 menuntut penguatan profesionalisme guru yang melampaui aspek akademik, terutama di sekolah dengan keterbatasan sarana seperti SMA Negeri 1 Waigete. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi profesionalisme guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kompetensi, keteladanan, dan kepemimpinan humanis. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, tahapan penelitian yang dilaksanakan pada Januari 2026 ini meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah serta guru yang dipilih melalui purposive sampling. Temuan penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme tercermin dari keterlibatan guru dalam pengembangan sekolah serta pengelolaan kecerdasan emosional dan sosial. Penggunaan metode ceramah, diskusi kelompok kecil, serta praktikum terbukti meningkatkan partisipasi aktif dan disiplin siswa. Meskipun menghadapi kendala berupa rendahnya motivasi belajar dan keberagaman karakter peserta didik, guru menerapkan strategi adaptif melalui pendekatan personal dan dialog individual. Simpulan utama menegaskan bahwa sinergi antara kompetensi pedagogik, kematangan emosi, dan dukungan kepemimpinan suportif merupakan faktor penentu mutu pendidikan. Profesionalisme guru yang humanis terbukti mampu menciptakan ekosistem belajar kondusif sekaligus menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter serta kesuksesan akademik siswa di tengah berbagai keterbatasan sumber daya secara komprehensif, merata dan juga berkelanjutan.