Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Gizi Seimbang dan Deteksi Dini Tanda Bahaya Pada Kehamilan Raehan Raehan; Nur Anita; Tri Noviyanti Mansyur; Yesi Gusnawati
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i3.904

Abstract

Introduction: Pregnancy is a critical period that greatly influences the health outcomes of both the mother and the fetus. Adequate maternal nutrition plays a crucial role in supporting fetal growth and development, preventing pregnancy complications, and reducing the risk of stunting. In addition to nutritional adequacy, early detection of danger signs during pregnancy is an important preventive measure to reduce maternal morbidity and mortality. However, limited knowledge among pregnant women and their families regarding balanced nutrition and pregnancy danger signs often leads to delays in seeking appropriate medical care. Therefore, educational interventions are needed to improve awareness and understanding of these issues. Objective: This community service activity aimed to improve the knowledge and awareness of pregnant women regarding balanced nutrition and the early detection of pregnancy danger signs in the working area of Lembang Public Health Center. Method: This activity was conducted through health education sessions involving lectures, interactive discussions, and question-and-answer sessions. Educational materials focused on balanced nutrition during pregnancy and the identification of pregnancy danger signs. The effectiveness of the education was evaluated using a pre-test and post-test to measure participants’ knowledge improvement. In addition, health screening was conducted, including hemoglobin examination, measurement of mid-upper arm circumference (MUAC), and blood pressure assessment to identify potential pregnancy risks. Result: The results showed a significant increase in participants’ knowledge regarding balanced nutrition, with average scores improving from 62% in the pre-test to 85% in the post-test. Understanding of pregnancy danger signs also increased from 58% to 88%. Furthermore, 90% of participants expressed commitment to regularly consuming iron tablets, and 85% were able to mention at least three pregnancy danger signs after the educational session. Screening results revealed that 20% of pregnant women were at risk of anemia, 15% had MUAC below 23.5 cm indicating risk of chronic energy deficiency, and two cases of hypertension were referred for further medical examination. Conclusion: The educational program on balanced nutrition and early detection of pregnancy danger signs was successfully implemented and resulted in improved knowledge and awareness among pregnant women. This activity contributes to strengthening promotive and preventive health efforts in improving maternal health outcomes and supporting safe pregnancies.
GERAKAN REMAJA BEBAS ANEMIA MELALUI SKRINING DAN EDUKASI GIZI DI DESA LIMBORO, KEC. LIMBORO, KAB. POLEWALI MANDAR 2026 Irmayanti AR; Yesi Gusnawati; Yuliana Nelsi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (JUPENGMAS) Vol 3 No 1 (2026): JANUARI - JUNI 2026
Publisher : CV. CAHAYA BINTANG CEMERLANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupengmas.v3i1.130

Abstract

Anemia pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan dan dapat berdampak terhadap kualitas kesehatan, konsentrasi belajar, serta produktivitas remaja. Kurangnya pengetahuan tentang gizi seimbang dan rendahnya kesadaran melakukan pemeriksaan kesehatan menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kejadian anemia pada remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pencegahan anemia melalui skrining kesehatan dan edukasi gizi di Desa Limboro, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar tahun 2026.Metode kegiatan meliputi registrasi peserta, pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb), pengukuran status gizi, penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, dan pembagian tablet tambah darah. Sasaran kegiatan adalah remaja usia 12–19 tahun di Desa Limboro. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Berdasarkan hasil skrining, ditemukan beberapa remaja dengan kadar hemoglobin di bawah normal, terutama pada remaja putri. Setelah diberikan edukasi, peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai anemia, pola makan bergizi seimbang, serta pentingnya konsumsi tablet tambah darah secara rutin.Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja dalam upaya pencegahan anemia. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja di masyarakat.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Bontomate’ne Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto Tahun 2025 Irmayanti AR. Irmayanti AR.; Yesi Gusnawati; Rosmina Rosmina
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.980

Abstract

Anemia dalam kehamilan dapat mempengaruhi kehamilan karena anemia dapat menurunkan daya tahan tubuh yang berakibat kematian janin dalam kandungan, abortus, cacat bawaan, berat badan lahir rendah (BBLR). Pada persalinan dapat menyebabkan inersia uteri, ibu menjadi lemas sehingga menimbulkan partus lama, sedangkan pada masa nifas dapat terjadi perdarahan dan pada keadaan ini tubuh tidak dapat mentoleransi seperti ibu yang sehat tidak menderita anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor pendidikan, umur ibu dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Bontomate’ne Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto Tahun 2015. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah survei analitik  dengan menggunakan pendekatan cross sectional study, Besar sampel yaitu 1020 secara simpel rendom sampling dengan menggunakan uji hipotesa dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara faktor pendidikan dengan anemia pada ibu hamil X2h= 23,407 < X2t=  3,841, ada hubungan antara umur ibu dengan anemia pada ibu hamil di dapatkan X2h= 15,134W > X2t=  3,841 dan hubungan paritas dengan anemia pada ibu hamil didapatkan X2h= 9,826> X2t=  3,841. Kesimpulan bahwa, pendidikan umur ibu dan paritas memiliki hubungan bermakna dengan anemia pada ibu hamil. Oleh karena itu disarankan perlunya peningkatan kesadaran ibu hamil yang memiliki umur dan paritas berisiko tinggi terhadap pemenuhan kebutuhan nutrisinya selama kehamilan, ibu yang memiliki pekerjaan agar memeriksakan kehamilan secara rutin dan bersedia mengkonsumsi tablet Fe guna mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil.