Abstract This study aims to examine the relationship between self-concept and emotion regulation with bullying tendencies in adolescents. The research used a quantitative method with a correlational approach. The subjects were junior high school students aged 12–15 years. The sampling technique used was quota sampling. The instruments used were the self-concept scale, emotion regulation scale, and bullying tendency scale, which were developed based on relevant theories. Data analysis was conducted using multiple regression to determine both simultaneous and partial relationships among variables. The results showed a significant relationship between self-concept and emotion regulation with bullying tendencies. The study concluded that adolescents with negative self-concept and maladaptive emotion regulation tend to show higher tendencies toward bullying behavior. This research is expected to contribute to the development of bullying prevention programs by taking into account adolescents' psychological aspects. Keywords: adolescents; bullying behavior; emotion regulation; self-concept; Abstrak Perilaku bullying merupakan tindakan agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang oleh seseorang atau kelompok terhadap individu yang dianggap lebih lemah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan regulasi emosi dengan kecenderungan perilaku bullying pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan jumlah responden sebanyak 301 siswa, yang dipilih menggunakan teknik kuota sampling. Skala penelitian meliputi skala konsep diri yang diadaptasi dari Goni dkk. (2011) dengan nilai cronbach alpha 0,976, skala regulasi emosi yang merujuk pada Thompson (1994) dengan nilai cronbach alpha 0,975, serta skala perilaku bullying yang merujuk pada Solberg dan Olweus (2003) dengan nilai cronbach alpha 0,978, yang keseluruhannya menunjukkan kualitas psikometri yang baik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara konsep diri dan regulasi emosi dengan kecenderungan perilaku bullying pada remaja. Temuan ini menunjukkan bahwa remaja dengan konsep diri negatif dan regulasi emosi yang tidak adaptif lebih berpotensi untuk terlibat dalam perilaku bullying. Oleh karena itu, kedua variabel tersebut dapat menjadi prediktor terhadap kecenderungan bullying pada remaja. Kata kunci: konsep diri; perilaku bullying;regulasi emosi; remaja