Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS DAN RELEVANSINYA TERHADAP KURIKULUM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Adam Azizi; Arizqi Ihsan Pratama; M. Yogi Saputra
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): APRIL
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Syed Muhammad Naquib al-Attas is one of the leading Muslim intellectuals who introduced significant reforms in the field of Islamic education. The primary objective of this research is to examine al-Attas’s concept of curriculum and its relevance to the curricula implemented in Islamic educational institutions in Indonesia. The purpose of the study is to gain an in-depth understanding and analysis of Islamic education from the perspective of Syed Muhammad Naquib al-Attas.This research employs a qualitative descriptive method with a library research approach, focusing on the collection of data from various relevant sources. These sources include books and previous studies related to the topic of this academic work. The findings of the study reveal that, according to al-Attas, the concept of an Islamic education curriculum, encompassing components such as objectives, content, teaching methods, and evaluation, aligns with the educational curriculum used in Indonesia. Al-Attas asserts that the ultimate goal of Islamic education is to cultivate a virtuous human being. This educational objective resonates with the goals of Islamic education in Indonesia, which aim to nurture individuals who possess faith in God Almighty and exhibit exemplary moral character.
Analisis Hambatan Menghafal Al-Qur’an Santri Beasiswa Kader Dan Tahfidz Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor Putri Daniati; M. Yogi Saputra; Arizqi Ihsan Pratama
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3123

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan Santri Beasiswa Kader dan Tahfidz di Pesantren Darunnajah 2 Cipining untuk mencapai target hafalan Al-Qur’an secara optimal di tengah padatnya aktivitas akademik dan kepesantrenan, serta adanya perbedaan kemampuan individu, kedisiplinan, dan manajemen waktu yang memengaruhi keberhasilan hafalan. Selain itu, tuntutan program kaderisasi yang tidak hanya menekankan pada kuantitas hafalan, tetapi juga kualitas bacaan dan pembentukan karakter, menjadi tantangan tersendiri bagi Santri dalam menjalani proses tahfidz. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hambatan-hambatan yang dihadapi oleh Santri penerima Beasiswa Kader dan Tahfidz dalam menghafal Al-Qur’an di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, serta untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses menghafal Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap aktivitas keseharian santri kader, studi dokumentasi terhadap program yang berjalan, serta wawancara mendalam dengan pihak pengelola program, guru tahfidz, dan Santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Beasiswa Kader dan Tahfidz telah berjalan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengontrolan, dan evaluasi yang terstruktur. Program ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian target hafalan, tetapi juga menekankan pada kualitas bacaan yang meliputi tajwid, makharijul huruf, kelancaran, dan fashahah. Adapun hambatan utama yang dihadapi Santri meliputi rendahnya kedisiplinan, perbedaan kemampuan individu, kesulitan dalam manajemen waktu, padatnya kegiatan pesantren, tekanan dalam mencapai target hafalan, serta kurangnya konsistensi dalam melakukan setoran dan menjaga kualitas hafalan. Dengan demikian, keberhasilan program tahfidz sangat dipengaruhi oleh sinergi antara sistem yang baik, peran pembimbing, serta kesungguhan dan kedisiplinan Santri dalam menjalankan proses menghafal.
Implementasi Manajemen POAC dalam Program Pembelajaran Bilingual Arab-Inggris untuk Peningkatan Kemampuan Berbahasa Santri di Pondok Modern Tazakka Millatunnajiyah Millatunnajiyah; M. Yogi Saputra; Arizqi Ihsan Pratama
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3163

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi program pembelajaran bilingual bahasa Arab dan bahasa Inggris di Pondok Modern Tazakka, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, serta kontribusinya terhadap peningkatan kemampuan berbahasa santri. Dengan kerangka fungsi manajemen George R. Terry (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan) yang dipadukan dengan teori pendidikan bilingual dari Baker dan Wright, Cummins, serta Genesee, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh informan kunci, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program disusun secara berjenjang pada tataran harian, pekanan, dan tahunan; diorganisasikan melalui dua jalur struktur asatidz dan santri (Qism al-Lughah); dilaksanakan melalui rotasi dua pekanan bahasa Arab-Inggris yang ditopang quality control harian; serta diawasi melalui Update Language dan evaluasi semester. Rerata nilai Update Language kelas sampel berada pada kategori cukup hingga baik, skor rerata TOEFL ITP meningkat dari 406,94 (2018) menjadi 418,79 (2025), sementara tingkat kelulusan TOAFL baru mencapai 40,5 persen dengan kesenjangan capaian antarkelas paralel. Faktor pendukung meliputi kebijakan pimpinan, keberadaan native speaker, dan sistem SOP yang terstandardisasi, sedangkan faktor penghambat utama bersumber dari tumpang tindih jadwal dengan kegiatan Pramuka dan lemahnya keteladanan berbahasa dari santri senior. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi antardivisi dan program pendampingan psikologis bagi santri.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Di SMP 02 Wanasari Brebes Riska Pebiana; M. Yogi Saputra; Nur Azizah
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 6 (2026): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i6.3184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam mengatasi kenakalan remaja di SMP Negeri, yang meliputi perencanaan strategi, penerapan strategi, dan evaluasi strategi. Kenakalan remaja merupakan salah satu permasalahan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan perkembangan karakter peserta didik. Oleh karena itu, kepala sekolah memiliki peran penting dalam merencanakan dan menerapkan berbagai strategi untuk mencegah serta mengatasi kenakalan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru BK, guru PAI, wali kelas, siswa, dan orang tua. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam mengatasi kenakalan remaja dilakukan melalui perencanaan yang melibatkan pihak sekolah, penerapan pembinaan kedisiplinan, pemberian bimbingan dan nasihat, penguatan pendidikan karakter dan keagamaan, serta kerja sama dengan orang tua. Evaluasi dilakukan melalui pemantauan perkembangan perilaku siswa dan tindak lanjut terhadap permasalahan yang terjadi. Dengan demikian, strategi kepala sekolah yang dilaksanakan secara terencana, konsisten, dan berkelanjutan dapat membantu mencegah dan mengatasi kenakalan remaja di lingkungan sekolah.