Nur Hijrah Tiala
Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi kasus asuhan keperawatan pada bayi dengan epilepsi Nur Hijrah Tiala; Virginia Syafrinanda
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 7 (2025): October Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i7.1755

Abstract

Background: Epilepsy is a neurological disorder that affects people of all ages. In children, epilepsy can have a significant impact on various aspects of life, including cognitive, emotional, and social development. Infants who experience recurrent seizures are at higher risk of developmental delays as well as social and emotional problems as they grow. Purpose: To describe the application of nursing care in an infant (Baby E) with epilepsy. Method: This study employed a case study design, starting from assessment to evaluation of nursing care in Alamanda Ward, Abdoel Moelok Hospital, Lampung, in August 2025. Nursing care was provided to the patient for three days. Result: Baby E experienced three nursing problems: ineffective airway clearance, risk of ineffective cerebral perfusion, and risk of injury. The interventions were carried out for three days based on the Indonesian Nursing Intervention Standards, including observational, therapeutic, educational, and collaborative actions. Conclusion: After three days of nursing care, the problems of ineffective airway clearance and risk of injury were resolved. However, the problem of risk of ineffective cerebral perfusion was not fully resolved, indicating the need for continued monitoring and regular epilepsy therapy, as the child remains diagnosed with epilepsy.
Hubungan Sedentary Activity dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Nur Hijrah Tiala; Dwi Agustanti; Fajar Desma Wahyudi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55674

Abstract

Sedentary activity merupakan salah satu pola perilaku yang semakin meningkat pada mahasiswa seiring dengan tuntutan akademik dan penggunaan teknologi yang intensif. Pola hidup yang kurang aktif ini diduga berkontribusi terhadap berbagai masalah kesehatan mental, khususnya depresi, kecemasan, dan stres. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sedentary activity dengan kesehatan mental pada mahasiswa. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 84 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling pada November 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Sedentary Lifestyle dan skala Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Mann–Whitney dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (54,8%) memiliki tingkat sedentary activity rendah (< 2 jam/hari). Sebagian besar mahasiswa berada pada kategori normal untuk depresi (81,0%) dan stres (70,2%), meskipun ditemukan prevalensi kecemasan yang cukup tinggi pada tingkat sedang hingga sangat berat. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan tingkat depresi, kecemasan, dan stres antara mahasiswa dengan sedentary activity normal dan sangat berat (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa sedentary activity berhubungan secara signifikan dengan kondisi kesehatan mental mahasiswa.