p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JPSB
Amirudin
Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JPSB

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI KOLASE DAUN KERING PADA SISWA KELAS IV SDN 1 PALANGGA Nurtiatin; I Ketut Suardika; Amirudin
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2023): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/h07dvc15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran seni kolase daun kering yang dapat meningkatkan hasil belajar SBdP pada siswa kelas IV SDN 1 Palangga. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research) yang dilakukan di dalam kelas, atau penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Desain penelitian tindakan kelas pada penelitian ini mengacu rancangan model Kemmis & Taggart, dimana masing-masing siklus pada penelitian ini terdiri dari empat tahapan yaitu, (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran seni kolase daun kering dapat meningkatkan hasil belajar SBdP siswa. Peningkatan tesebut dapat dilihat dengan membandingkan antara siklus pertama dan siklus kedua. Pada siklus pertama dan siklus kedua pembelajaran yang telah dilakukan, diperoleh peningkatan hasil belajar sebesar 50%, peningkatan tersebut diperoleh dari hasil pencapaian evaluasi pada siklus siklus pertama 31.25% dan siklus kedua 81.25%. hasil dari pembelajaran siklus kedua menunjukkan bahwa pembelajaran tersebut tuntas, 65% dari siswa yang melakukan pembelajaran tersebut mendapatkan nilai melebihi KKM. Terjadi peningkatan kemampuan belajar siswa dalam membuat karya kolase daun kering pada pelajaran SBdP sebesar 41%, peningkatan keaktifan belajar siswa diperoleh dari observasi yang dilakukan dari siklus pertama 49% dan siklus kedua 90%.
PENGGUNAAN MEDIA YOUTUBE DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 01 BOMBANA Karlina; Amirudin; La Ili
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/295mdj41

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Untuk mendeskripsikan proses pembelajaran seni tari di SMKN 01 Bombana. 2). Untuk mendeskripsikan penggunaan media youtube dalam pembelajaran seni tari di SMKN 01 Bombana. 3). Untuk menemukan faktor apa saja yang menghambat dan mendukung proses pembelajaran seni tari melalui penggunaan media youtube SMKN 01 Bombana. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini di laksanakan di SMKN 01 Bombana selama 3 bulan terhitung dari April-Juni 2023. Sumber data dalam penelitian ini di perolah oleh guru seni budaya dan siswa kelas X Multimedia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian deskriptif kualitatif yang berjudul “Penggunaan Media Youtube Dalam Pembelajaran Seni Tari Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 01 Bombana” dapat disimpulkan bahwa 1) Proses pembelajaran seni tari menggunakan youtube di SMKN 01 Bombana berlangsung dengan baik, kondusif dan terencana, siswa antusias dalam pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran. 2) Penggunaan youtube sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan minat dan keterampilan siswa siswi SMKN 01 Bombana, penggunaan youtube sebagai media pembelajaran juga memberikan dampak pada proses pembelajaran seni tari dan mempengaruhi minat siswa untuk mempelajari seni tari menggunakan media youtube. Dengan penggunaan media youtube pembelajaran lebih menyenangkan, menarik, tidak monoton sehingga peserta didik lebih memperhatikan dan bersemangat saat pembelajaran. Penggunaan media youtube disambut baik dan siswa sangat antusias menerima pelajaran. 3) Faktor yang menghambat dan mendukung proses pembelajaran terdiri dari faktor internal dan eksternal, faktor internal meliputi: faktor intelegensi atau kecerdasaan, faktor perhatian siswa, dan faktor bakat. Faktor eksternal meliputi: faktor sekolah dan faktor masyarakat. Faktor sekolah seperti sarana dan prasarana, gedung sekolah. sedangkan faktor masyarakat seperti teman bergaul.