Salamah
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MULTICULTURAL EDUCATION: STRENGTHENING INTERCULTURAL COMMUNICATION AND UNDERSTANDING IN SCHOOLS Salamah
International Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 12 (2024): International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multicultural education is an educational approach that is considered essential in preparing students to live and work in a plural society. This effort aims to develop intercultural communication and understanding among students at school. Through multicultural education, schools strive to promote awareness, knowledge, and appreciation of cultural diversity and to instil values of tolerance and mutual respect. Educational practices such as curriculum integration, culturally responsive teaching, the use of technology, and community involvement, are all aimed at providing a supportive learning environment and educating students to be world citizens who speak and empathize. Multicultural education not only changes the perspective of the individual, but also contributes to the development of a more harmonious society. Through the implementation of these strategies, multicultural education promises better understanding and cross-cultural cooperation among students, which is a valuable asset in this ever- developing and increasingly interconnected world.
Toponimi Daerah Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang Karista Rinanda Puppri; Salamah; Dina Putri Juni Astuti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.3034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asal-usul dan makna toponimi daerah Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang serta mengklasifikasikan makna nama berdasarkan teori makna nama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa nama-nama daerah di Kecamatan Muara Pinang beserta informasi mengenai latar belakang penamaannya. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian merupakan tokoh masyarakat yang mengetahui sejarah, lingkungan, kehidupan sosial, dan budaya masyarakat setempat. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 22 data toponimi, yaitu Muara Timbuk, Niur, Padang Burnai, Pajar Menang, Sapa Panjang, Sawah, Seleman Ulu, Seleman Ilir, Sukadana, Talang Baru, Talang Benteng, Tanjung Kurung, Tanjung Tawang, Batu Junggul, Batu Galang, Belimbing, Muara Pinang, Lubuk Tanjung, Muara Pinang Lama, Gedung Agung, Muara Semah, dan Lubuk Ulak. Nama-nama tersebut terbentuk berdasarkan kondisi lingkungan, bentuk geografis, flora dan fauna, aktivitas masyarakat, sejarah, serta pengalaman budaya masyarakat. Berdasarkan teori Sibarani, makna toponimi dikelompokkan menjadi makna situasional, makna kenangan, dan makna futuratif. Makna situasional ditemukan pada nama yang berkaitan dengan kondisi lingkungan dan keadaan wilayah; makna kenangan ditemukan pada nama yang berkaitan dengan sejarah, pengalaman, dan cerita masyarakat; sedangkan makna futuratif ditemukan pada nama yang mengandung harapan atau simbol keberhasilan