Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LITERASI SEBAGAI KUNCI UNTUK MENGATASI KETIMPANGAN SOSIAL: STUDI KOMPARATIF ANTARWILAYAH DI KOTA TASIKMALAYA Angelica Kezya Mutiara Sesa Batubara; Wulan Nur Aini; Ichsan Fauzi Rachman
ADMIN: Jurnal Administrasi Negara Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the role of literacy in overcoming social inequality in Tasikmalaya City. Inequalities in access to education, economics and health, as well as low literacy awareness are the main focus. Through comparative studies between regions, this research aims to identify factors that influence literacy and social inequality, as well as develop strategies to increase literacy and reduce social inequality. This research combines quantitative and qualitative approaches to gain a comprehensive understanding. Data was collected through surveys and in-depth interviews in various regions. The research results show that literacy has a positive impact on welfare and reduces social inequality. Areas with high literacy levels have better access to education, employment and public facilities. Literacy plays an important role in improving welfare and reducing social inequality. Efforts to increase literacy in Tasikmalaya must focus on interesting and innovative programs, easy access to books, improving the quality of literacy education in schools, and building public awareness. Digital literacy is also important to open up new opportunities and protect ourselves in the modern era.
ANALISIS POSTUR KERJA DAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA INDUSTRI RUMAH TANGGA TEMPE DI CIRAHONG, KABUPATEN CIAMIS Shafa Nida Ankafiyya; Naila Nurrobbani; Hana Humaira Hidayah; Amelia Azahra; Angelica Kezya Mutiara Sesa Batubara; Muhamad Fajar Maulidi Tanjung
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Mei 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.10064

Abstract

Industri tempe rumahan merupakan salah satu sektor informal yang masih sangat bergantung pada tenaga kerja manual, sehingga pekerja berisiko mengalami keluhan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara postur kerja dan keluhan muskuloskeletal di kalangan pekerja industri tempe rumahan di Cirahong, Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 32 responden menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti. Variabel yang diteliti meliputi postur kerja membungkuk, duduk terlalu lama, memutar tubuh, penggunaan alat bantu kerja, postur kerja statis, dan kebiasaan peregangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara semua variabel postur kerja dengan tingkat keluhan pekerja, yaitu postur membungkuk (nilai p <0,001), duduk terlalu lama (nilai p 0,035), memutar tubuh (nilai p 0,035), kurangnya alat bantu kerja (nilai p 0,043), postur kerja statis (nilai p 0,003), dan kebiasaan peregangan (nilai p 0,007). Penelitian ini menyimpulkan bahwa postur kerja yang tidak ergonomis dan kurangnya dukungan dari alat bantu kerja berhubungan dengan tingginya angka keluhan muskuloskeletal di kalangan pekerja industri rumahan tempe; oleh karena itu, penerapan ergonomi, penyediaan alat bantu kerja yang memadai, dan edukasi tentang peregangan diperlukan untuk mengurangi risiko keluhan muskuloskeletal.