p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PIPER
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGOPTIMALKAN POTENSI JAGUNG MANIS: PERAN KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN ASAM AMINO Markus Sinaga; Sera Sera
Publikasi Informasi Pertanian Vol 21 No 2 (2025): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v21i2.1740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi pupuk organik dan asam amino terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Jagung manis (Zea mays) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun produktivitasnya masih rendah di Kabupaten Sintang. Salah satu faktor yang membatasi adalah kesuburan tanah yang rendah, yang dapat diperbaiki dengan penggunaan pupuk organik. Selain itu, asam amino juga diketahui dapat mempercepat proses pertumbuhan tanaman dengan meningkatkan efisiensi penyerapan hara dan mendukung metabolisme tanaman. Dalam penelitian ini, pupuk organik berasal dari kotoran sapi, sementara asam amino dibuat dengan cara fermentasi bahan-bahan alami seperti kacang kedelai, tempe, empulur nanas, dan cangkang telur. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan desain Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktorial. Faktor pertama adalah pupuk organik (O0, O1, O2), dan faktor kedua adalah asam amino (A0, A1, A2). Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi pupuk organik dosis tinggi (4 kg/m²) dan asam amino (20 ml) memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman, dengan peningkatan diameter batang, bobot tongkol dengan kelobot, dan bobot tongkol tanpa kelobot. Pemberian pupuk organik dapat meningkatkan kondisi fisik dan kimia tanah, sedangkan asam amino mempercepat penyerapan hara dan meningkatkan efisiensi fotosintesis. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa kombinasi pupuk organik dan asam amino tidak hanya meningkatkan hasil jagung manis, tetapi juga mendukung pertanian berkelanjutan dengan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi pertanian yang ramah lingkungan dan dapat meningkatkan produktivitas pertanian jagung manis di Kabupaten Sintang.
APLIKASI SOLID LIMBAH KELAPA SAWIT DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA PRODUKTIVITAS SAWI PAHIT (Brassica juncea var. Japonica) Markus Sinaga; Blasius Yuvensius
Publikasi Informasi Pertanian Vol 22 No 1 (2026): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v22i1.1926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi limbah solid kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pahit (Brassica juncea). Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Belitang Hulu Kabupaten Sekadau pada bulan Desember 2024 hingga Februari 2025, menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan lima taraf perlakuan: tanpa solid (S0), 0,75 kg m⁻¹ (S1), 1,5 kg m⁻¹ (S2), 2,25 kg m⁻¹ (S3), dan 3 kg m⁻¹ (S4), masing-masing diulang lima kali. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman dan berat segar. Data dianalisis menggunakan uji F dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kepercayaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi limbah solid kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan berat segar tanaman sawi pahit. Perlakuan dosis tertinggi (S4 = 3 kg m⁻¹) menghasilkan tinggi tanaman terbaik dengan tinggi 28,90 cm dan berat segar terberat adalah 161,40 g per tanaman, meningkat 48,07% dibandingkan perlakuan kontrol (S0). Peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman disebabkan oleh kemampuan limbah solid kelapa sawit dalam menyediakan unsur hara makro nitrogen, fosfor, dan kalium  serta memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah Ultisol, meliputi peningkatan kandungan bahan organik, kapasitas tukar kation, kemampuan menahan air, dan aktivitas mikroba tanah. Disimpulkan bahwa limbah solid kelapa sawit berpotensi besar sebagai bahan pembenah organik untuk meningkatkan produktivitas tanaman sawi pahit pada tanah Ultisol.