Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi pupuk organik dan asam amino terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Jagung manis (Zea mays) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun produktivitasnya masih rendah di Kabupaten Sintang. Salah satu faktor yang membatasi adalah kesuburan tanah yang rendah, yang dapat diperbaiki dengan penggunaan pupuk organik. Selain itu, asam amino juga diketahui dapat mempercepat proses pertumbuhan tanaman dengan meningkatkan efisiensi penyerapan hara dan mendukung metabolisme tanaman. Dalam penelitian ini, pupuk organik berasal dari kotoran sapi, sementara asam amino dibuat dengan cara fermentasi bahan-bahan alami seperti kacang kedelai, tempe, empulur nanas, dan cangkang telur. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan desain Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktorial. Faktor pertama adalah pupuk organik (O0, O1, O2), dan faktor kedua adalah asam amino (A0, A1, A2). Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi pupuk organik dosis tinggi (4 kg/m²) dan asam amino (20 ml) memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman, dengan peningkatan diameter batang, bobot tongkol dengan kelobot, dan bobot tongkol tanpa kelobot. Pemberian pupuk organik dapat meningkatkan kondisi fisik dan kimia tanah, sedangkan asam amino mempercepat penyerapan hara dan meningkatkan efisiensi fotosintesis. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa kombinasi pupuk organik dan asam amino tidak hanya meningkatkan hasil jagung manis, tetapi juga mendukung pertanian berkelanjutan dengan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi pertanian yang ramah lingkungan dan dapat meningkatkan produktivitas pertanian jagung manis di Kabupaten Sintang.
Copyrights © 2025