Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi limbah solid kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pahit (Brassica juncea). Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Belitang Hulu Kabupaten Sekadau pada bulan Desember 2024 hingga Februari 2025, menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan lima taraf perlakuan: tanpa solid (S0), 0,75 kg m⁻¹ (S1), 1,5 kg m⁻¹ (S2), 2,25 kg m⁻¹ (S3), dan 3 kg m⁻¹ (S4), masing-masing diulang lima kali. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman dan berat segar. Data dianalisis menggunakan uji F dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kepercayaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi limbah solid kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan berat segar tanaman sawi pahit. Perlakuan dosis tertinggi (S4 = 3 kg m⁻¹) menghasilkan tinggi tanaman terbaik dengan tinggi 28,90 cm dan berat segar terberat adalah 161,40 g per tanaman, meningkat 48,07% dibandingkan perlakuan kontrol (S0). Peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman disebabkan oleh kemampuan limbah solid kelapa sawit dalam menyediakan unsur hara makro nitrogen, fosfor, dan kalium serta memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah Ultisol, meliputi peningkatan kandungan bahan organik, kapasitas tukar kation, kemampuan menahan air, dan aktivitas mikroba tanah. Disimpulkan bahwa limbah solid kelapa sawit berpotensi besar sebagai bahan pembenah organik untuk meningkatkan produktivitas tanaman sawi pahit pada tanah Ultisol.
Copyrights © 2026