Nur Rezky Amaliah
Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Gel Ekstrak 10% Rimpang Kunyit Putih (Curcuma zedoaria L.) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) Galur Wistar Nur Rezky Amaliah; Asrawati Sofyan; Junjun Fitriani; Devi Oktafiani
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026)
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i3.1024

Abstract

Pendahuluan: Luka sayat merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan berisiko menimbulkan infeksi serta keterlambatan penyembuhan bila tidak ditangani dengan tepat. Indonesia memiliki potensi besar tanaman obat, salah satunya kunyit putih (Curcuma zedoaria L.) yang mengandung kurkuminoid, flavonoid, tanin, alkaloid, dan minyak atsiri dengan efek antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan yang berperan dalam penyembuhan luka. Namun, penelitian mengenai efektivitas ekstrak kunyit putih terhadap penyembuhan luka masih terbatas, sehingga diperlukan penelitian ini untuk membuktikan potensinya sebagai terapi alternatif berbasis bahan alam. Metode: Penelitian eksperimental dengan rancangan post test with control group menggunakan 18 ekor tikus putih galur wistar jantan yang dibagi menjadi tiga kelompok: kontrol negatif (basis gel), kontrol positif (gel bioplacenton®), dan perlakuan (gel ekstrak 10% kunyit putih). Parameter yang diamati adalah panjang luka dan rata-rata waktu penyembuhan. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil: Rata-rata waktu penyembuhan luka sayat pada kelompok kontrol positif adalah 5,5±0,54 hari, kontrol negatif 7,5±1,22 hari, dan perlakuan 5,1±1,32 hari. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok (p=0,009). Pembahasan: Efektivitas gel ekstrak 10% rimpang kunyit putih dalam menyembuhkan luka sayat dikaitkan dengan kandungan metabolit sekunder seperti kurkumin, flavonoid, polifenol, tanin, alkaloid, dan terpenoid yang berperan sebagai antiinflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Simpulan: Gel ekstrak 10% rimpang kunyit putih efektif terhadap penyembuhan luka sayat pada tikus putih galur wistar.