Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AYO MAKAN BERGIZI SETIAP HARI! PENGUKURAN STATUS GIZI ANAK DALAM MENDUKUNG PROGRAM MBG DI TK KALAM KUDUS MEDAN Rohana Sinaga, Taruli; Dearmaita Purba, Sri; Elisabeth Purba, Ivan; Tresia Siburian, Putri; Dewi Pasaribu, Cinthia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i4.1394-1401

Abstract

Masalah gizi pada anak usia dini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, ditandai dengan adanya gizi kurang dan gizi lebih yang dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pemerintah Indonesia melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berupaya meningkatkan pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah, yang perlu didukung dengan pemantauan status gizi secara berkala. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi anak usia taman kanak-kanak sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program MBG. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei melalui pengukuran antropometri pada seluruh siswa TK Kalam Kudus Medan sebanyak 37 anak. Pengukuran meliputi berat badan, tinggi badan, dan perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT) menurut umur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar anak memiliki status gizi normal (51,4%), namun masih ditemukan anak dengan status gizi sangat kurus (5,4%), kurus (16,2%), gemuk (10,8%), dan obesitas (16,2%). Temuan ini menunjukkan adanya masalah gizi ganda pada anak usia dini. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata kondisi status gizi anak serta menegaskan pentingnya pemantauan antropometri secara rutin sebagai dasar perencanaan intervensi gizi yang tepat sasaran. Pengukuran status gizi anak diharapkan dapat mendukung evaluasi dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis serta meningkatkan peran sekolah dan orang tua dalam membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini.